Setya Novanto

KPK: Penyidik Konsentrasi Rampungkan Berkas Setya Novanto

KPK: Penyidik Konsentrasi Rampungkan Berkas Setya Novanto

Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan mengatakan saat ini penyidik sedang berkonsentrasi merampungkan berkas Setya Novanto, tersangka kasus e-KTP.

  • Setya Novanto Tersangka Kasus Dugaan Korupsi e-KTP

    Dugaan korupsi e-KTP bukan perkara pertama yang menyorot peran Setya Novanto. Namanya dikaitkan dengan sejumlah kasus korupsi sejak 18 tahun lalu.

  • Setya Novanto, Papa Ketua Umum Golkar

    Pertengahan bulan lalu, Setya Novanto terpilih menjadi Ketua Umum Partai Golkar sampai 2019. Dalam Musyawarah Luar Biasa di Bali itu, dia mengalahkan lawan terkuatnya, Ade Komarudin. Enam bulan lalu, Novanto mundur dari jabatan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat setelah dinyatakan terbukti melanggar kode etik dalam kasus “papa minta saham” PT Freeport Indonesia. Posisinya digantikan oleh Komarudin. Siapa sebenarnya Novanto, politikus kontroversial  yang lolos dari lima kasus hukum ini?

  • Lika-liku Papa Minta Saham

    Skandal "papa minta saham" yang membuat Setya Novanto mundur dari jabatan Ketua DPR itu berawal dari pengaduan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) pada 16 November.

  • Akal-akalan Mahkamah

    Harapan masyarakat melihat Mahkamah Kehormatan Dewan menghukum berat Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto atas pelanggaran kode etik tampaknya bakal pupus. Para Yang Mulia, yang semula galak, belakang mengendur, bahkan terlihat seperti tidak berniat menyelesaikan kasus ini. Berikut ini indikasinya.

  • Asal Mula 'Papa Minta Saham'

    Kasus 'papa minta saham' mulai bergulir di Mahkamah Kehormatan Dewan, kemarin. Sidang pelanggaran etik Ketua DPR Setya Novanto dalam kaitan dugaan lobi saham dalam perpanjangan kontrak PT Freeport Indonesia itu menghadirkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said. Berikut ini asal mula kasus tersebut.

  • Bukti Kuat Penjerat Setya Novanto

    Dugaan percaloan menyeruak lantaran dalam obrolan itu juga muncul urusan bagi-bagi saham. Setya dan Riza juga beberapa kali mencatut nama Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla, serta mantan Kepala Staf Kepresidenan yang kini menjabat Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Luhut Pandjaitan.

  • Jejak Lobi dan Kemarahan Presiden

    Manuver inilah yang diduga dimanfaatkan Setya Novanto. Berikut ini sebagian jejak lobi Freeport: