Buto Cakil Halangi Keberangkatan Esemka

Buto Cakil Halangi Keberangkatan Esemka

Walikota Solo Joko Widodo berpose di depan mobil Kiat Esemka. TEMPO/Ukky Primartantyo

TEMPO.CO, Surakarta – Empat puluh lima raksasa buto cakil berkumpul di Solo Techno Park, tepatnya di gedung Teaching Factory, Jumat, 24 Februari 2012. Tugas mereka hanya satu: menghalangi mobil Esemka yang akan dibawa ke Jakarta untuk melakoni uji emisi.

Dengan garang, 45 buto cakil itu mengelilingi mobil Esemka, menghalanginya agar tidak bisa melaju. Suasana semakin genting karena Esemka sudah ditunggu uji emisi di Balai Termodinamika, Motor, dan Sistem Propulsi di Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi.

Di saat-saat kritis, muncullah empat ksatria Abimanyu yang mencoba melawan para raksasa tersebut. Keadaan tak berimbang. Saat terdesak, datang empat ksatria Gatotkaca yang membantu. Akhirnya para buto cakil berhasil disingkirkan dan tidak lagi menghalangi jalan mobil Esemka.

Delapan ksatria gagah berani itu lantas berdiri memanjang, seolah siap memberikan perlindungan bagi mobil Esemka dalam perjalanannya ke Jakarta. Mobil Esemka yang dikemudikan Wakil Wali Kota Surakarta Hadi Rudyatmo pun perlahan berjalan keluar dari gedung, siap untuk diberangkatkan.

Fragmen Kusumayudha itulah yang mengawali prosesi pemberangkatan mobil Esemka ke Jakarta. Sebanyak 45 penari memerankan raksasa buto cakil yang menggambarkan penghalang misi Esemka ke Jakarta. Delapan penari memerankan para ksatria yang siap membela Esemka.

“Angka 45 mencerminkan semangat perjuangan 45 mobil Esemka untuk menjalani uji emisi. Lantas fragmen tadi sebagai pengharapan agar selama perjalanan dan proses uji emisi jauh dari halangan dan rintangan,” kata Hadi, Jumat, 24 Februari 2012.

Wali Kota Surakarta Joko Widodo percaya mobil Esemka sanggup menempuh perjalanan jauh dengan lancar dan selamat. Sebab, selama ini kemampuan mobil Esemka sudah diuji di berbagai medan. “Harapannya lolos uji emisi dan segera produksi massal,” ujarnya.

Dia punya mimpi suatu saat nanti para pejabat, baik di pusat maupun di daerah, menggunakan mobil Esemka atau mobil rakitan siswa sekolah menengah kejuruan sebagai kendaraan dinas. Sebab, dengan kualitas yang mumpuni, harganya jauh lebih murah. “Bisa setengah dari harga mobil yang saat ini dijual di pasaran,” katanya.

UKKY PRIMARTANTYO

Berita Terkait
Esemka Dibawa ke Jakarta Pagi Ini
Esemka akan Istirahat Tiap 100 Kilometer
Esemka Mandi Kembang di Malam Jumat
Test Drive Mobil Esemka, Pak Dubes Pun Tergoda
Mereka yang Bangga Merakit Mobil Esemka
Mobil Esemka Tunggu Izin Kementerian Perhubungan
Demi Mobil Rakitan Esemka, Jokowi Ganti Mobil
Ini Mimpi Para Siswa Perakit Mobil Jokowi
Mulai 2012, Jokowi Pakai Mobil Dinas Rakitan

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
; $foto_slide_judul =

Musik/Film

; $foto_slide_judul =

Musik/Film

Wajib Baca!
X