Scroll ke bawah untuk membaca berita

Logo
Bisnis

Jejak Keluarga Kirana di Maskapai Super Air Jet yang Siap Terbang 1 Agustus 2021

Berdiri sebagai maskapai anyar, Grup Lion Air--perusahaan pesawat milik keluarga Rusdi Kirana--berada di belakang Super Air Jet.

27 Juli 2021 | 14.45 WIB

Super Air Jet. Istimewa
Perbesar
Super Air Jet. Istimewa

Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini

Logo

TEMPO.CO, Jakarta - Maskapai penerbangan Super Air Jet siap mengudara pada 1 Agustus 2021. Maskapai ini telah mengantongi sertifikat operator penerbangan atau AOC dari Kementerian Perhubungan.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini

Logo

Super Air Jet telah membuka penjualan tiket penerbangannya di situs resmi perusahaan. Maskapai yang disebut-sebut akan menjadi pesaing pesawat kelas low cost airlines atau LCC di Indonesia itu menyediakan sejumlah rute penerbangan domestik.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Corporate Communication Super Air Jet Carolina Lestari Sirati belum berkenan mendetailkan informasi penerbangan maskapainya. "Masih mau disesuaikan dengan keadaan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat," kata Carolina dikutip dari Majalah Tempo edisi 26 Juli 2021.

Berdiri sebagai maskapai anyar, Grup Lion Air--perusahaan pesawat milik keluarga Rusdi Kirana--berada di belakang Super Air Jet. Motif pendirian maskapai oleh keluarga Kirana berembus di tengah krisis pandemi Covid-19 saat penumpang Lion Air Group anjlok.

Debtwire, penyedia layanan data dan analisis kredit, mengungkapkan adanya pemindahan dana dari rekening PT Lion Mentari Airlines di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk pada Februari 2021. Dana senilai Rp 518 miliar diduga mengalir ke rekening PT Super Air Jet.

Dana lain sebesar Rp 450 miliar ditujukan kepada PT Flyindo Aviasi Nusantara. Flyindo adalah penyedia pesawat carter yang lebih dulu mengantongi surat izin usaha penerbangan dari Kemenhub.

Jejak grup Lion terlihat juga di akta pendirian PT Super Air Jet. Dua nama tercatat sebagai pemegang saham Super Air Jet. Mereka adalah Presiden Direktur Lion Mentari Airlines Rudy Lumingkewas dan Direktur Utama PT Wings Abadi Airlines Achmad Hasan.

Saham Super Air Jet terbesar dikantongi oleh PT Kaib Kita Top. Kerabat Rusdi Kirana, Farian Kirana, merupakan pemilik saham perusahaan tersebut. Ia berbagi porsi saham dengan Davin Putra, putra Rusdi Kirana.

Farian juga mengempit 50 persen saham di Flyindo Aviasi Nusantara. Sedangkan anak Rusdi lainnya, Denis Febrian, menguasai sisa saham Flyindo. Direktur Utama Lion Air Group Edward Sirait menjabat sebagai komisaris perusahaan dibantu Daniel Putut Kuncoro. Saat ini Daniel adalah Direktur Keselamatan dan Keamanan Lion Air Group.

Seperti apa trik keluarga Kirana membangun bisnis maskapai anyar di tengah pandemi dan bagaimana posisi bisnis Super Air Jet? Simak artikel lengkapnya di Majalah Tempo edisi 26 Juli 2021. Artikel dapat diakses melalui situs https://majalah.tempo.co/read/ekonomi-dan-bisnis/163728/trik-rusdi-kirana-menyelamatkan-lion-air-dari-jepitan-utang-membuat-super-air-jet .

FRANCISCA CHRISTY ROSANA | MAJALAH TEMPO

 

Francisca Christy Rosana

Lulus dari Universitas Gadjah Mada jurusan Sastra Indonesia pada 2014, ia bergabung dengan Tempo pada 2015. Kini meliput isu politik untuk desk Nasional dan salah satu host siniar Bocor Alus Politik di YouTube Tempodotco. Ia meliput kunjungan apostolik Paus Fransiskus ke beberapa negara, termasuk Indonesia, pada 2024 

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini

Logo
Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus