Scroll ke bawah untuk membaca berita

Logo
Perjalanan

SpaceX Crew Dragon dan Berbagai Misi Lain Menjelajahi Planet Mars

CEO SpaceX Elon Musk mengunggah foto pesawat ruang angkasa bernama SpaceX Crew Dragon yang direncanakan untuk mengangkut manusia ke Mars.

25 Mei 2018 | 06.49 WIB

SpaceX Crew Dragon. Kredit: Space Googlevesaire/YouTube
Perbesar
SpaceX Crew Dragon. Kredit: Space Googlevesaire/YouTube

Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini

Logo

TEMPO.CO, Jakarta - CEO SpaceX Elon Musk mengunggah foto pesawat ruang angkasa bernama SpaceX Crew Dragon ke akun Instagram dan twitter pribadinya Senin, 21 Mei 2018. Pesawat tersebut direncanakan untuk mengangkut manusia ke Mars.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini

Logo

Sejak didirikannya SpaceX pada 2002, perusahaan ini memang bertujuan mengembangkan teknologi yang memungkikan manusia untuk hidup di planet lain. Salah satu misi pertamanya adalah melakukan peluncuran ke Mars pada 2022.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

 “Tujuan misi pertama ini untuk memastikan sumber daya air dan mengidentifikasi bahaya sekitar,” tulis situs SpaceX. Kemudian misi yang kedua dijadwalkan pada tahun 2024.

Ambisi untuk membuat pesawat untuk melakukan ekspedisi ke Planet Merah yang berjarak 56 juta kilometer dari bumi, bukan kali ini saja dilakukan. Sebelumnya terdapat pesawat luar angkasa yang dijadwalkan pergi ke Mars. Baik pesawat berawak maupun tanpa awak, inilah 4 pesawat lain diantaranya yang diutus ke Mars.

Orion

Orion adalah bagian dari program NASA, Lembaga Antariksa Amerika Serikat. Pesawat luar angkasa yang masih dalam pengembangan ini diklaim akan mampu mengantarkan manusia ke Mars.

Teknologi yang diterapkan pada pesawat Orion terus dikembangkan. Lebih dari 100 bagian kapsul luar angkasa Orion akan dibuat dengan pencetak tiga dimensi. Teknologi ini menjadi kunci penting upaya mengangkut manusia ke Mars.

Supaya teknologi dapat terus dikembangkan, NASA melakukan beberapa misi pesawat berawak. Dilansir dari website resmi NASA, nasa.gov, misi mengelingi bulan menjadi salah satu yang aka dilakukan. Misi selama tiga  minggu itu dijadwalkan berangkat pada awal tahun 2020-an.

Schiaparelli, misi Exomars

Pesawat luar angkasa Schiaparelli diterbangkan dalam misi Exomars pada tahun 2016. Pesawat asal Eropa ini mendarat di permukaan Planet Mars pada 18 Oktober 2016, untuk menguji robot yang akan mencari tanda kehidupan masa lalu dan masa depan.

Misi itu juga bertujuan meneliti gas penting yang erat kaitannya dengan kehidupan di bumi, seperti metana. Ini  merupakan upaya kedua Eropa mendaratkan pesawat ke Mars. Program sebelumnya gagal dijalankan oleh Inggris dalam misi Beagle 2 pada 2003.

Kontraktor utama dalam program ini adalah Thales Alenia Space, perusahaan gabungan antara Thales dan Finmeccanica. Biaya misi ExoMars diperkirakan mencapai 1,3 miliar euro atau setara US$ 1,4 miliar.

Interior Exploration using Seismic Investigations, Geodesy and Heat Transport (InSight)

InSight adalah misi terbaru NASA untuk menjelajah planet Mars dan telah diluncurkan pada 5 Mei 2018. Pesawat ini diberangkatkan dari Pangkalan Angkatan Udara Vanderberg, California, Amerika Serikat menggunakan roket Atlas V. Jika sesuai jadwal, InSight akan mendarat di Mars pada 26 November 2018.

Sebelumnya, NASA juga pernah mengirimkan robotnya ke Mars yang bernama rover Curiosity. Berbebeda dengan Curiosity, InSight akan mengorek lebih dalam rahasia di bawah permukaan Mars.

Salah satu peran InSight adalah mencatat gelombang seismik yang dihasilkan oleh rangkaian gempa yang terjadi di Mars. Hal ini berguna untuk mengetahui bagaimana suatu pelanet berbatu lainnya, termasuk Bumi dapat terbentuk.

Mars Orbiter Mission, MOM

Dalam misi ini, pesawat tanpa awak buatan India untuk pertama kalinya pergi ke Mars. Pesawat ini berfungsi untuk memetakan permukaan Planet Merah dan menguji coba teknologinya untuk pengembangan misi luar angkasa India selanjutnya.

Pesawat robot yang diberi nama Mars Orbiter Mission tersebut lepas landas pada tahun 2014 dengan menggunakan sebuah roket buatan India dari daerah Sriharikota. Peluncuran MOM juga dikenal dengan nama Mangalyaan (Mars-craft). Kemajuan tekonologi luar angkasa di India ini memacu persaingan diantara negara Asia seperti Cina dan Jepang.


TEMPO.CO | ANTARA | NASA.GOV |SPACE.COM | FOXNEWS | REUTERS | INSAN QURANI

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini

Logo
Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus