Scroll ke bawah untuk membaca berita

Logo
Internasional

Sebut Pengeboman Rumah Sakit Gaza Kejahatan Perang, Rusia: AS Paling Bertanggung Jawab

Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia Dmitry Medvedev menegaskan bahwa tanggung jawab utama atas serangan Israel ke RS Gaza terletak pada Amerika Serikat.

18 Oktober 2023 | 10.15 WIB

Seorang yang terluka mendapat perawatan di Rumah Sakit Shifa setelah ratusan warga Palestina tewas dalam ledakan di rumah sakit Al-Ahli di Kota Gaza, Jalur Gaza, 17 Oktober 2023. REUTERS/Mohammed Al-Masri
Perbesar
Seorang yang terluka mendapat perawatan di Rumah Sakit Shifa setelah ratusan warga Palestina tewas dalam ledakan di rumah sakit Al-Ahli di Kota Gaza, Jalur Gaza, 17 Oktober 2023. REUTERS/Mohammed Al-Masri

Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini

Logo

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia Dmitry Medvedev menyebut serangan rudal Israel terhadap Rumah Sakit Baptis Al-Ahli di Gaza sebagai “kejahatan perang.” Ia menegaskan bahwa tanggung jawab utama atas tindakan ini terletak pada Amerika Serikat.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini

Logo

“Serangan mengerikan terhadap sebuah rumah sakit di Jalur Gaza jelas merupakan kejahatan perang,” kata Medvedev pada Rabu 18 Oktober 2023 di Telegram.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

“Tanggung jawab terakhirnya terletak pada mereka yang secara sinis menghasilkan uang dari perang di berbagai negara dan benua yang berbeda. Yang tanpa berpikir panjang mendistribusikan sejumlah besar uang untuk membeli senjata, membebani kompleks industri militer mereka. Yang secara keliru memproklamirkan misi global mereka untuk melindungi demokrasi. Nilai-nilai Amerika Serikat,” ujarnya.

Lebih dari 500 orang tewas dalam serangan udara Israel di Rumah Sakit Baptis Al-Ahli pada Selasa, kata juru bicara Kementerian Kesehatan Ashraf al-Qudra kepada Anadolu.

Rekaman di media sosial menunjukkan mayat-mayat berserakan di halaman rumah sakit.

Seorang yang terluka dibawa ke rumah sakit setelah ratusan warga Palestina tewas dalam ledakan di rumah sakit Al-Ahli di Kota Gaza, Jalur Gaza, dalam tangkapan layar yang diperoleh dari video, Oktober 17, 2023. REUTERS/Reuters TV

Menurut seorang reporter Anadolu, ribuan warga Palestina berada di rumah sakit ketika gedung tersebut dibombardir. Para korban tewas mengungsi dari kediaman mereka karena Israel mengultimatum akan menyerang rumah mereka di Gaza.

Pada Senin, rancangan atau draft resolusi soal gencatan senjata antara Israel dan Palestina yang disorongkan Rusia gagal memperoleh suara yang cukup untuk disahkan di Dewan Keamanan PBB.

Dewan Keamanan PBB beranggotakan 15 negara. Rancangan resolusi yang digagas Rusia mendapat lima suara setuju dan empat suara menentang, serta enam suara abstain. Amerika Serikat menjadi salah satu negara yang menentang gencatan senjata.

Sebuah resolusi Dewan Keamanan memerlukan setidaknya sembilan suara setuju dan tidak ada veto dari lima anggota tetap yaitu Amerika Serikat, Rusia, Cina, Prancis, dan Inggris.

ANADOLU

 

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini

Logo
Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus