indonesia
INDONESIA
english
ENGLISH
rss
twitter
facebook
youtube
youtube
youtube

Bisnis PilihanIndeks

  • Susi Tangkap 14 Kapal Ikan 'Lokal tapi Asing'

    Susi Tangkap 14 Kapal Ikan 'Lokal tapi Asing'

    Kata Susi, kapal lokal itu mempekerjakan ABK dari Cina dan Filipina.

  • Menteri Susi Bicara Bukan Omong Kosong, Mengapa?

    Menteri Susi Bicara Bukan Omong Kosong, Mengapa?

    Susi membandingkannya antara jumlah kapal Vietnam dengan Cina.

  • Artikel Sponsor
    Kaum Urban Melawan The Silent Killer

    Kaum Urban Melawan The Silent Killer

    INFO TEMPO - Suatu siang Dr Rully Rusli meminta para wartawan untuk menyampaikan kepada kaum urban, agar menjaga asupan air yang dibutuhkan tubuh sehari-hari. Ahli ginjal yang juga adik budayawan Harry Rusli itu menjelaskan, kalangan urban, khususnya yang bekerja di ibukota dan kota-kota besar lainnya di Indonesia, merupakan kelompok yang rentan terkena penyakit ginjal dan penyakit kronis lain yang menyandang gelar “The Silent Killer” seperti jantung , diabetes, stroke dan sejenisnya. “Tak hanya sopir bus atau taksi saja yang rentan mengalami batu ginjal, cuci darah hingga gagal ginjal, wartawan atau kalangan pekerja di belakang meja dengan tensi pekerjaan tinggi juga rawan. Jadi, berhati-hatilah,” ucapnya. Kaum urban, sering kali tak hirau dengan bahayanya penyakit kronis yang membayanginya, tuntutan kerja serba cepat  dengan persaingan tinggi ini, sementara jarak dan kondisi perjalanan dari rumah ke tempat kerja dan sebaliknya semakin memakan waktu. Akibatnya, mereka menunda atau mengurangi makan dan minumnya, bahkan tak jarang tidak makan atau minum dalam waktu yang lama. Sudah rahasia umum, jika fungsi atau organ ginjal seseorang sudah terganggu apalagi rusak, maka konsekuensinya harus menjalani proses hemodialisis (cuci darah), karena ginjal tak bisa lagi menyaring racun dari sekian banyak cairan di tubuh. Sedangkan untuk menggunakan mesin cuci darah  tidaklah murah. Sekadar gambaran, pada saat harga BBM masih Rp 4.500, ongkos menggunakan alat hemodialisis di rumah sakit di kisaran Rp 300 ribu hingga jutaan rupiah, untuk sekali proses cuci darah. Jika tidak disiplin dalam waktu cuci darah, maka periode cuci darah bukan tidak mungkin akan semakin maju atau sering. Pengobatan dan perawatan bagi penderita ginjal membutuhkan biaya tinggi (untuk cuci darah saja butuh biaya puluhan sampai dengan ratusan juta pertahun), karena merupakan penyakit yang komplek dan mengancam keberlangsungan hidup penderitanya. Hal ini tentunya akan dirasakan berat bagi pekerja/karyawan apabila  mereka atau anggota keluarga yang menderita sakit ini. Hal yang sama dirasakan juga oleh perusahaan tempat dimana pekerja/karyawan itu bekerja, terlebih usaha kecil, menengah dan usaha padat karya  Karena itu, pekerja urban sejatinya membutuhkan asuransi dengan layanan lengkap untuk berbagai penyakit. Sayangnya, tidak semua asuransi di Indonesia mau meng-cover “The Silent Killer”. Namun  dengan  adanya  BPJS  Kesehatan, pekerja/karyawan  maupun  masyarakat urban akan  terbantu karena  BPJS Kesehatan  bersedia  menanggung  begitu  banyak  penyakit, termasuk golongan “The Silent Killer” (lihat Standar tarif “The Silent Killer” di http://www.depkes.go.id/resources/download/peraturan/pmk-59-thn-2014-ttg-standar-tarif-jkn.pdf . Dengan layanan yang diberikan oleh BPJS Kesehatan bekerjasama dengan Bank Mandiri (lihat Tata Cara Bayar BPJS Kesehatan Badan Usaha di : http://www.bankmandiri.co.id/index.aspx), masyarakat diberikan kemudahan untuk melakukan pendaftaran kepesertaan dan pembayaran premi sehingga dapat terjamin untuk memperoleh layanan kesehatan saat penyakit datang. Tim Info TEMPO

  • Kata IMF, Indonesia Masih Bisa Ngutang Lagi

    Kata IMF, Indonesia Masih Bisa Ngutang Lagi

    IMF yakin Indonesia memiliki kapasitas untuk meminjam lebih banyak.

  • Hari Ini, Penguatan Rupiah Tertinggi di Asia

    Hari Ini, Penguatan Rupiah Tertinggi di Asia

    Sejak 15 Desember 2014, BI telah mengeluarkan sekitar US$ 500 juta untuk melakukan stabilisasi rupiah.

  • Jokowi: Indonesia Gemah Ripah Loh Jinawi, Faktanya...

    Jokowi: Indonesia Gemah Ripah Loh Jinawi, Faktanya...

    Jokowi tantang Menteri Pertanian wujudkan swasembada pangan.

  • Angkasa Pura II Paling Banyak Terima Suap

    Angkasa Pura II Paling Banyak Terima Suap

    PT Angkasa Pura II menggandeng KPK untuk membersihkan bandara dari gratifikasi.

  • Rupiah Jeblok, SBY Bela Jokowi

    Rupiah Jeblok, SBY Bela Jokowi

    Rakyat diminta jangan panik meski rupiah melemah.

  • Pengusaha Udang Keluhkan Kebijakan Menteri Susi

    Pengusaha Udang Keluhkan Kebijakan Menteri Susi

    Moratorium izin kapal oleh Menteri Susi menyusahkan pengusaha perikanan.

  • Bappenas: Rp 13 Ribu Batas Aman Kurs Dolar

    Bappenas: Rp 13 Ribu Batas Aman Kurs Dolar

    Kurs rupiah terhadap dolar saat ini masih dinilai aman.

  • JK: Keseimbangan Kurs Rupiah 12.500 per Dolar AS

    JK: Keseimbangan Kurs Rupiah 12.500 per Dolar AS

    Menurut JK, stabilitas rupiah baru terasa pada 2015.

  • RCTI Kena Semprot Tayangkan Ashanty Melahirkan

    RCTI Kena Semprot Tayangkan Ashanty Melahirkan

    Rahmat menyatakan siaran itu memiliki durasi yang tidak wajar, yaitu selama empat jam.

  • Rupiah Lesu, Perhatikan Saham-saham Ini

    Rupiah Lesu, Perhatikan Saham-saham Ini

    Bursa saham bisa mengalami technical rebound karena ada kondisi jenuh jual.

Terkini
Libur Akhir Tahun, Penumpang KA Naik Dua Persen

Libur Akhir Tahun, Penumpang KA Naik Dua Persen

Jumlah penumpang kereta api pada masa libur akhir tahun ini diprediksi mencapai 3,86 juta orang. Jumlah itu naik 1 hingga 2 persen dari tahun lalu.

Natal dan Tahun Baru, Tiket Citilink Ludes

Natal dan Tahun Baru, Tiket Citilink Ludes

Tiket yang ludes diborong calon penumpang adalah untuk jurusan Jakarta-Surabaya, Jakarta-Medan, Jakarta-Denpasar, dan Jakarta-Kupang.

Alex Sinaga Resmi Pimpin Telkom

Alex Sinaga Resmi Pimpin Telkom

Pengangkatan Alex Janangkih Sinaga sebagai Dirut Telkom diputuskan dalam RUPSLB, Jumat ini.

Gamalama Meletus, Garuda Batalkan 8 Penerbangan

Gamalama Meletus, Garuda Batalkan 8 Penerbangan

Garuda Indonesia siap menjadwal ulang keberangkatan atau melakukan full refund kepada konsumen.

Gamalama Meletus, Bandara Baabullah Ditutup

Gamalama Meletus, Bandara Baabullah Ditutup

Bandara Baabullah ditutup mulai pukul 09.30 WIB hari ini hingga Sabtu pukul 06.59 WIB.