Aburizal Bakrie, saat jumpa disela-sela acara Munas Partai Golkar di Pekanbaru, Riau, Selasa lalu. Aburizal, Kamis dini hari tadi (8/10) terpilih sebagai ketua Partai Golkar. Foto : TEMPO/Imam Sukamto
Berita Terkait
Golkar Tebar Jurus Rp 1 Miliar
TEMPO Interaktif, Jakarta - Gagasan Partai Golkar agar Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2011 menyediakan anggaran Rp 1 miliar untuk setiap desa dinilai menyesatkan publik. "Itu usulan yang menyesatkan dan mengelabui publik," Kata Sekretaris Jenderal Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran Yuna Farhan di Jakarta kemarin.
Dia mengatakan, dana pembangunan desa itu tidak akan menyelesaikan persoalan ketimpangan anggaran di daerah, bahkan justru akan memperbesar ketimpangan. Sebab, kebutuhan masyarakat di Jawa dan di luar Jawa berbeda. "Usul Golkar tersebut hanya untuk menarik simpati publik," katanya.
Usulan tentang Dana Desa ini dilansir politikus Golkar setelah gagasan mereka ihwal perlunya dana aspirasi kandas dan dikecam khalayak. Dua hari yang lalu Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar Priyo Budi Santosa mendesak agar setiap desa atau kelurahan diberi kucuran dana Rp 1 miliar. "Golkar akan ngotot memperjuangkan Dana Desa ini," kata dia.
Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat dari Golkar, Chairuman Harahap, menyatakan fraksinya akan mengusahakan agar dana tersebut masuk APBN 2011. "Kita menginginkan otonomi desa, bagaimana desa membangun dirinya," kata Chairuman kemarin. Usulan ini kemarin menuai respons positif dari sejumlah fraksi--meski dengan sejumlah catatan.
Yuna menilai usulan itu hanya menunjukkan paradigma bahwa Golkar masih sama, yakni bagi-bagi jatah anggaran secara rata. "Padahal rata belum tentu adil," kata dia. Menurut Yuna, sungguh tak bisa dimengerti bahwa kelurahan di Jakarta yang sudah kaya akan disamakan dengan desa miskin di Nusa Tenggara Timur. Ini, kata dia, sama dengan mengelabui khalayak.
AMIRULLAH | KURNIASIH BUDI | ARYANI KRISTANTI | ARIE FIRDAUS | DWI WIYANA
Berita terkait:
- Golkar Dituding Mencari Dukungan Politik
- Usulan Golkar Dinilai Trik Penyesatan Publik
- Golkar Mau Tinggalkan Sekretariat Gabungan
Web via