foto

TEMPO/Imam Sukamto



Agus Marto Pukul Balik Ketua Banggar

TEMPO.CO, Jakarta - Kejengkelan Menteri Keuangan Agus Martowardojo terhadap anggota Badan Anggaran DPR, yang mempersulit pembahasan RAPBN 2012, memuncak kemarin. Dalam rapat pembahasan penghematan bahan bakar minyak di gedung Dewan, ia meminta agar pemimpin rapat, Ketua Badan Anggaran Melchias Markus Mekeng, diganti.

"Kalau Pak Melchias agak sungkan, saya mohon pimpinan rapat diganti ke pimpinan lain," kata Agus.

Ini bukan pertama kalinya Badan Anggaran memperlambat pembahasan RAPBN 2012. Pada 22 September lalu badan ini juga memboikot pembahasan anggaran tersebut gara-gara pemeriksaan empat petinggi badan itu oleh KPK.

Kejengkelan Agus kemarin bermula dari kengototan anggota Badan Anggaran dari Golkar, Agun Gunanjar Sudarsa. Dia berkukuh mengusulkan penghematan bahan bakar pada 2012 sebanyak 6,3 juta kiloliter, padahal delapan fraksi lain sudah setuju usulan penghematan sebanyak 2,5 juta kiloliter senilai Rp 6,8 triliun.

Golkar kemudian menurunkan tawarannya menjadi 4 juta kiloliter senilai Rp 10 triliun, namun usulan ini pun tak mendapat dukungan. Agun mengganti taktik dengan meminta pemerintah menjelaskan asal-usul penghematan 2,5 juta kiloliter.

"Argumentasi itu sudah kemarin," Menteri Agus menjawab. Namun, untuk menghormati permintaan anggota Dewan, dia meminta Wakil Menteri Anny Ratnawati serta Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Evita Legowo menyampaikan alasan pemerintah.

Anny menjelaskan, penghematan sebanyak 2,5 juta kiloliter dengan memperhitungkan error sebesar 5 persen dari konsumsi riil 43,7 juta kiloliter. Penjelasan itu tak memuaskan Agun. "Saya tahu hitung-hitungan itu, tapi bukan itu yang kami minta," kata Agun.

Melchias, yang memimpin rapat, mendukung pendapat Agun. "Yang disampaikan Saudara Agun sesuatu yang masuk akal, yang lain sepakat 2,5 juta tanpa dasar kuat," ujar kawan separtai Agun itu.

Menteri Agus langsung melakukan interupsi. Dia meminta agar rekomendasi dalam Undang-Undang APBN 2012 dibuat tanpa catatan dan meminta pemimpin rapat diganti.

Sontak Melchias bereaksi. "Bapak tidak berhak mengatur kami. Saya yang punya hak di sini, saya pimpinannya di sini," ujar politikus Golkar ini sambil menunjuk Agus.

Suasana menjadi tegang. Anggota Badan Anggaran dari Fraksi Demokrat, Jhonny Allen Marbun, meminta rapat diskors dan disetujui.

Bersama anggota Golkar, Melchias keluar dari ruang sidang. Pemerintah dan delapan fraksi lain tetap berada di ruangan. Tak lama kemudian sidang dilanjutkan dan langsung menyetujui angka 2,5 juta kiloliter untuk penghematan bahan bakar.

ALI NY | AKBAR TRI KURNIAWAN | GUSTIDHA BUDIARTIE



Berita terkait:

DPR: Menteri Agus di Ambang Kelulusan


  • Send
  • Print