Kasus Pemboman Dilakukan Tiga Kelompok


TEMPO Interaktif, Jakarta:Polda Metro Jaya mengidentifikasi tiga kelompok pelaku pengeboman yang terjadi belakangan ini. Tiga kelompok tersebut antara lain adalah kelompok Tommy Soeharto, Mujahidin (Malaysia) dan kelompok Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Pernyataan itu disampaikan Kadispen Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Pol. Anton Bachrul Alam, kepada wartawan di sela kunjungan Komisi II DPR RI ke Markas Polda Metro Jaya, Jumat (17/8).

Kadispen mencontohkan, kasus Elisa, yang membawa bom di Taman Mini dan peledakan di Kejaksaan Agung dilakukan oleh kelompok Tommy Soeharto. Peledakan bom di Atrium Senen dilakukan oleh kelompok Mujahidin atau kelompok Malaysia dan peledakan bom di asrama mahasiswa Aceh di Jalan Tangkuban Perahu, Manggarai, dilakukan oleh kelompok GAM.

Namun, Kadispen belum bisa kepastian tentang keterkaitan Tommy dengan Dani alias Dody atau yang di Malaysia dikenal dengan nama Taufik. “Itu akan kita lihat,” kilah Kadispen, kepada wartawan, tegas.

Menurut Kadispen, Polda telah mengidentifikasi sepuluh orang tersangka yang masuk dalam kelompok Mujahidin. Satu dari sepuluh orang tersebut sudah tertangkap yakni Dani alias Dody alias Taufik. Dikatakannya, untuk menangkap dan melacak kesembilan orang lainnya, Polda telah melakukan koordinasi dan meminta bantuan ke polisi Malaysia. (Adi Mawardi)

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
; $foto_slide_judul =

Musik/Film

; $foto_slide_judul =

Musik/Film

Wajib Baca!
X