Yusril Akan Perpanjang Usia Pensiun Hakim Agung


TEMPO Interaktif, Jakarta:Yusril Ihza Mahendra, Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia, berencana mengubah masa pensiun hakim agung. Rencana ini karena sedikitnya hakim karir yang memenuhi syarat. Oleh karena itu, dalam pertemuan dengan Komisi Hukum DPR di kantor Depkehham, Yusril berniat mengubah UU nomor 14/1985 yang mengatur pensiun hakim itu. “Diubah sampai umur 70 tahun,” kata dia.

Peraturan yang berlaku saat ini hakim agung pensiun umur 65 tahun. Padahal untuk menjadi hakim agung harus berpengalaman sebagai ketua pengadilan tinggi selama lima tahun, atau menjadi hakim pengadilan tinggi selama sepuluh tahun. Dengan persyaratan ini, biasanya yang memenuhi syarat berusia lebih dari 60 tahun.

Dengan ketentuan itu, ada 10 hakim karir yang memenuhi syarat sebagai hakim agung. Padahal yang dibutuhkan cukup banyak. Per Maret nanti, ada 26 posisi hakim agung yang lowong. Maka ia berharap segera bisa direalisasikan pengubahan ini. (Anggoro Gunawan)

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
; $foto_slide_judul = ; $foto_slide_judul =
Wajib Baca!
X