Tentara dan Brimob Kawal Pembangunan PLTGU Pemaron


TEMPO Interaktif, Singaraja:Satu kompi Brimob dan tentara menjaga acara peletakan batu pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap Pemaron, oleh Bupati Buleleng Putu Bagiada, Jumat (14/3). Sebelum acara dimulai, dua kelompok yang menolak dan mendukung pembangunan pembangkit listrik tersebut hampir bentrok.
Kelompok masyarakat kawasan wisata pantai Lovina umumnya menolak proyek tersebut karena cemas akan limbahnya. Kapolres Buleleng AKB Moh. Safei dan Komandan Kodim Buleleng Letkol TNI Yacob tampak sibuk memimpin anak buahnya agar kedua massa tidak saling berdekatan. Dalam sambutannya, Bagiada menegaskan proyek itu ia setujui karena akan memberi manfaat bagi masyarakat luas. “Lagi pula, saya hanya meneruskan keputusan bupati terdahulu,” katanya.

Direktur Utama PT Indonesia Power Firdaus Akmal menegaskan, PLTGU Pemaron memang relokasi PLTG yang ada di Tanjung Priok, Jakarta. PLTG Priok pertama kali beroperasi tahun 1976 lalu. Firdaus menolak bahwa proyek yang memiliki kapasitas pembangkit 146 megawatt menggunakan barang bekas. Usai peresmian, rombongan Bupati dan direksi IP diejek dan disoroki ratusan warga yang menolak proyek tersebut. (Made Mustika—Tempo News Room)

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X