Pejuang Asing di Balik Bom Bunuh Diri Irak


TEMPO Interaktif, Bagdad:Seorang jenderal AS, Brigadir Jenderal Mark Hertling, mengatakan ada tanda-tanda bahwa pejuang-pejuang asing telah melakukan aksi bom bunuh diri yang menewaskan puluhan orang dan melukai ratusan lainnya. Kejadian berdarah ini berlangsung pada Senin (27/10) lalu.

"Ada indikator-indikator yang mengaitkan bahwa serangan ini merupakan mode operasi dari pejuang-pejuang asing," ujarnya kepada wartawan.

Hertling menambahkan salah seorang pelaku yang berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian, ternyata memiliki paspor Suriah. "Dia seorang pejuang asing. Orang ini punya paspor Suriah," katanya.

Menurut Hertling, polisi mendapatkan pengakuan dari orang tersebut setelah berhasil menembak jatuh dirinya. Pernyataan Mark ini semakin mempertegas pernyataan pemerintah Amerika Serikat sebelumnya bahwa Al-Qaidah dan militan asing lainnya yang beroperasi di Iraq.

Hertling mengatakan pemboman yang terjadi di hari pertama puasa ini merupakan tindakan kriminal dan melanggar kesusilaan. Ia juga menyanggah pernyataan Washington mengenai keterlibatan pendukung Saddam terhadap semua serangan ini. "Tindakan bunuh diri bukan ciri khas pendukung Saddam," ujarnya.

Reuters/Dewi Retno - Tempo News Room

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X