Pemerintah Diminta Mendesain Program Kongkret UKM
TEMPO Interaktif, Jakarta: Pemerintah dan calon presiden yang terpilih diminta untuk segera mendesain program kongkret tentang pemberdayaan Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) UKM, Elias L. Tobing kepada Tempo News Room di Jakarta, Selasa (31/8).
Menurut Elias, desakan itu keluar karena sampai saat ini pemberdayaan UKM masih dianggap condong kepada slogan, tanpa ada bukti kongkret. Padahal, tambahnya, kebijakan perekonomian pemerintah harus menitikberatkan kepada UKM apabila ingin pengangguran bisa diatasi. "Karena apabila mengharapkan investor, saat ini masih sulit," ujarnya. Kesulitan mendapatkan investor tersebut, menurutnya, adalah karena tidak adanya kepastian hukum, keamanan, masalah perpajakan yang mendukung investor.
Elias menilai, satu-satunya jalan yang bisa mengatasi perekonomian bangsa saat ini adalah pemberdayaan UKM secara terarah, sistematis dan terpadu. "Oleh karena itu, kami juga minta agar kementerian koperasi dan usaha kecil dan menengah (kementerian KUKM) untuk dipertahankan," katanya. Elias juga minta, agar menteri KUKM mendatang adalah orang yang betul-betul profesional di bidangnya.
Rina Rachmawati - Tempo News Room
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Berita Utama Bisnis
- Pembangunan Tol Gempol-Pasuruan Dimulai
- Kabar Coronavirus Belum Pengaruhi Perjalanan Umroh
- Pengusaha Mebel Ingin Kepastian Harga BBM
- SBY Masih Rahasiakan Soal Menteri Keuangan Baru
- Pasar Kosmetik Ditargetkan Tembus Rp 11 Triliun
- Hatta Tanda Tangani Surat Pemberhentian Oknum Pajak
- ASEI Raih Peringkat BBB- Dari Fitch Ratings













