Perampok ala Ninja Gasak Uang dan Perhiasan


TEMPO Interaktif, Jakarta:Tujuh orang perampok bertopeng menyatroni sebuah toko sembako milik Efendi (48) di Kampung Pesik, Desa Sukatani, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Senin pagi (07/02) pukul 04.30 WIB.

Kawanan “ninja” yang bersenjatakan pistol, samurai dan kampak itu, menyandera seluruh anggota keluarga Efendi yang terdiri dari isteri dan lima orang anaknya. Salah seorang anggota perampok yang bersenjatakan kampak, membacok kepala Efendi dengan kampaknya hingga kepalanya pecah.

Kawanan “ninja” tersebut, kabur setelah menggasak uang tunai sebesar Rp 10 juta dan 100 gram emas yang disimpan korban di dalam brankas. Menurut keterangan Ny. Asun (41), isteri korban, para penjahat tersebut diperkirakan masuk kedalam rumah yang menyatu dengan tokonya melalui atap kamar mandi yang sedang direnovasi.

Para perampok yang mengenakan cadar ala ninja tersebut langsung memasuki rumah dan mengacak-ngacak seisi rumah. Mereka juga langsung mengikat Efendi dan isterinya beserta kelima orang anaknya, sambil mengeluarkan ancaman akan menembak korban jika melakukan perlawanan.

Para kawanan perampok tersebut juga memaksa agar korban menunjukan tempat penyimpanan hartanya. Saat itu, Efendi memiliki kesempatan untuk melepaskan ikatan. Namun, salah seorang perampok bersenjata kampak yang melihat gerak-gerik Efendi, langsung menghantamkan kampaknya ke kepala korban hingga pecah dan mengeluarkan banyak darah.

Dalam keadaan tidak berdaya dan menahan sakit akhirnya Effendi menunjukan tempat dia menyimpan uang dan perhiasan. Tidak menunggu lama, para kawanan perampok tersebut langsung bergerak ke kamar korban, kemudian membongkar sebuah brankas berisikan uang dan perhiasan milik korban. Uang sejumlah Rp.10 Juta dan perhiasan emas 200 gram, di gasak para pelaku. Mereka langsung melarikan diri, keluar dari dalam rumah melalui pintu rumah bagian samping.

Sementara itu, para anggota keluarga korban berhasil melepaskan diri dari ikatan, setelah Desi (11) anak mereka, terlebih dahulu berhasil melepaskan diri. Saat seluruh anggota keluarga berhasil merlepaskan diri, mereka langsung melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Rajeg yang jaraknya kurang dari 500 meter dari tempat kejadian.

Efendi sendiri yang kepalanya terluka, langsung dilarikan ke RSU Tangerang. Setelah sempat mendapatkan perawatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSU Tangerang, korban pun kemudian dipindahkan ke RS Usada Insani, Kota Tangerang.

Secara terpisah, Kepala satuan resertse dan kriminal Polres Kabupaten Tangerang, Ajun Komisaris polisi Kustanto mengatakan dari hasil penyelidikan sementara dan modus
operandi para pelaku, diduga para pelaku adalah orang-orang yang berada di sekitar lokasi. "para pelaku adalah pelaku domestik," katanya. Dari tempat kejadian, kata Kustanto, polisi menemukan secarik kain berwarna hitam yang digunakan untuk menutup wajah salah seorang pelaku." Ini bisa menjadi bahan pengembanmgakn kami untuki menyingkap kasus ini lebih cepat," kata Kustanto.
Joniansyah

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan

Musik/Film

Wajib Baca!
X