indonesia
INDONESIA
english
ENGLISH
rss
twitter
facebook
youtube
youtube
youtube

20 Sumber Mata Air di Batu Tercemar


TEMPO Interaktif, Batu:Puluhan sumber mata air di Kota Batu, Malang, Jawa Timur tercemar pestisida, limbah domestik dan limbah industri. Menurut data Dinas Sumber Daya Air dan Energi Pemerintah Kota Batu, dari 111 sumber mata air, 20 tercemar. Akibatnya, sumber-sumber tersebut tidak dapat digunakan lagi oleh masyarakat.

Menurut Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Energi Batu, Hendro Prastyo, pencemaran pestisida akibat penggunaan yang berlebihan. Pestisida tersebut meresap ke sumber mata air yang lokasinya berada di bawah areal lahan pertanian masyarakat. Lokasi sumber air yang tercemar terbanyak berada di kawasan Sumber Bayuning dan Gemulo. "Dua sumber tersebut yang paling banyak dimanfaatkan masyarakat Batu,"kata Hendro, Kamis (25/8).

Pencemaran limbah rumah tangga dan industri terjadi karena banyaknya tempat pembuangan sampah liar. "Air sampah meresap ke sumber air,"ujar Hendro. Lokasi sumber air ini sebagian besar berada di dekat pemukiman penduduk dan lokasi pabrik.

Pemerintah Batu telah membuat bak penampung air untuk menahan resapan pestisida, limbah domestik dan industri. Setiap enam bulan sekali, air diuji untuk mengetahui kadar pencemaran. Untuk pekerjaan uji air ini, pemerintah setempat menggandeng Balai Kesehatan Teknis Lingkungan, Jasa Tirta dan Labolatorium PDAM Kota Malang.
Selain itu akan dibuat rancangan peraturan daerah perlindungan sumber mata air.

Bibin Bintariadi

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X