indonesia
INDONESIA
english
ENGLISH
rss
twitter
facebook
youtube
youtube
youtube

Pemerintah Sadari Ada Tekanan Internasional atas Rupiah


TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah menyadari adanya tekanan-tekanan internasional yang menyebabkan anjloknya nilai rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Namun, tekanan ini juga dialami negara-negara lain. "Bahkan di Amerika Serikat sendiri," kata Juru Bicara Kepresidenan, Andi Mallarangeng, sebelum rapat kabinet di kantor presiden, Jumat (26/7).

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, kata Andi, sungguh-sungguh akan berupaya mengatasi masalah anjloknya rupiah ini. Oleh sebab itu rapat kabinet hari ini antara lain membahas langkah pemerintah untuk atasi masalah ini.

Selain itu, Presiden juga segera akan bertemu dengan para mantan Gubernur Bank Indonesia. "Untuk mendapatkan masukan-masukan mengenai masalah rupiah ini," kata Andi.

Presiden, kata Andi, akan mengambil langkah yang singkron untuk mengatasi masalah ini dan berkoordinasi dengan lembaga-lembaga yang ada.

Rapat kabinet hari ini dipimpin Presiden Yudhoyono dan Wapres Jusuf Kalla serta dihadiri antara lain Menko Perekonomian Aburizal Bakrie, Menteri Keuangan Jusuf Anwar, Gubernur BI Burhanuddin Abdullah, Meneg Perencanaan Pembangunan Sri Mulyani, Meneg BUMN Sugiharto dan Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro.

dimas

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X