Target Privatisasi 2005 Tak Tercapai
Topik
TEMPO Interaktif, Jakarta:Target privatisasi sebesar Rp 3,5 triliun untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN P) 2005 kemungkinan besar tidak tercapai. Penyebabnya, hingga saat ini belum ada keputusan pemerintah untuk mendivestasi saham-saham badan usaha milik negara (BUMN) lain di luar PT PGN.
Deputi Menteri Negara BUMN Bidang Restrukturisasi dan Privatisasi Mahmuddin Yasin mengakui bahwa hingga saat ini hanya saham PGN yang akan dilepas. "Hingga saat ini belum ada progres tambahan, karena sibuk rapat-rapat dengan DPR," kata Yasin kepada wartawan, setelah rapat dengan Komisi Anggaran DPR, di Jakarta, Rabu (7/9) malam. "Sampai malam ini masih PGN. Kami belum membahas (lagi). Selain PGN belum ada."
Yasin menjelaskan, dengan target penerimaan deviden BUMN sebesar Rp 8,9 triliun ditambah privatisasi Rp 3,5 triliun, maka jumlah yang harus disetor Kementerian BUMN untuk APBN P adalah Rp 12,4 triliun. Namun, target penerimaan deviden sudah dinaikkan menjadi Rp 12 triliun ditambah privatisasi Rp 3,5 triliun.
Tito Sianipar
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Lepas Empat Istrinya, Eyang Subur Tak Perlu Cerai
- Muslim Myanmar Hanya Boleh Punya 2 Anak
- Djokovic Bisa Jegal Nadal di Semifinal
- Saksi Penyerangan Cebongan Tak Mau Beri Keterangan
- MI5 Dituding Coba Rekrut Tersangka Kasus Woolwich
- Bupati Aceh Utara Dianggap Berpikiran Sempit
- FOTO: Pamer Aksi Bintang Dunia di Singapura
Berita Utama Bisnis
- Ini Lima Fokus Agus Marto sebagai Gubernur BI
- Sistem Jaringan Bandara Soetta Alami Gangguan
- Agus Marto Dilantik Jadi Gubernur Bank Sentral Hari Ini
- Harga BBM Naik, Golkar Setuju Ada BLSM
- UMR Naik Diklaim Bikin UKM Tutup
- Gerindra Tak Bangga Ekonomi Tumbuh 6,2 Persen
- Krakatau Steel Pastikan Proyek Posco Tetap Lancar













