GAM Aceh Utara Serahkan 87 Senjata


TEMPO Interaktif, Jakarta: Gerakan Aceh Merdeka Aceh Utara, Jumat (14/10), menyerahkan 87 pucuk senjata mereka. Sebanyak 35 pucuk diserahkan di Desa Matang Baroe, Kecamatan Baktia, dan 52 pucuk senjata lainnya di Gle Madat Paloh Lada, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara.

Di Desa Matang Baroe , senjata yang diserahkan adalah 24 pucuk senjata laras panjang M.16, AK,dan pelontar granat (GLM). Sebanyak 11 lainnya berupa pistol.

Di Gle Madat, GAM menyerahkan senjata laras M.16, Ak 47, Ak 56, dan jenis lainnya. GAM juga menyerahkan 5 unit bom rakitan.

Panglima Komando Operasi Pemulihan Keamanan TNI di Aceh Mayjen Supiadin A.S. yang menyaksikan penyerahan senjata mengatakan bahwa ada beberapa senjata yang belum diputuskan diterima atau tidak. "Perlu didiskusikan kembali," katanya.

Penyerahan senjata juga dihadiri Ketua Aceh Monitoring Mission (AMM) Peter Feith, Kapolda Aceh Irjen Bahrumsyah Kasman, dan delegasi GAM yang selama ini bermukim di Malaysia, Nur Djuli.

Dilakukan di lapangan Desa Matang Baroe, penyerahan senjata ramai dihadiri warga. Marhamah, 40 tahun, ibu empat anak asal Desa Meunje Peut, mengaku sengaja datang untuk melihat langsung GAM menyerahkan senjata mereka. "Selama ini kami hanya nonton di TV," kata dia.

Pada hari hari yang sama, GAM wilayah Pasee Aceh Utara juga merencanakan menyerahkan senjata di dua tempat lainnya, yaitu di Kecamatan Tanah Luas dan di Kecamatan Meurah Mulia. Untuk, Sabtu (15/10), penyerahan senjata akan berlangsung di Peureulak, Aceh Timur. Imran MA

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
; $foto_slide_judul =

Musik/Film

; $foto_slide_judul =

Musik/Film

Wajib Baca!
X