Tim 6 Gagal Selesaikan Sengketa PBR
TEMPO Interaktif, Jakarta:Tim enam dua kubu Partai Bintang Reformasi (PBR) gagal menyelesaikan sengketa internal partai. "Karena itu diserahkan kepada para pemberi mandat,"kata Ketua Umum dari kubu Zainuddin M.Z, kemarin. Kubu lain, Zaenal Maarif membenarkan.
Menurut Zainuddin, kesepakatan kedua kubu masih sama seperti ketika muktamar. "Sejak awal masalahnya struktur di bawah ketua umum,"katanya. Ketua Umum hasil muktamar partai itu adalah dirinya sendiri.
Karena itu, katanya, untuk mengakomodasi kubu Zaenal, ada perombakan struktur kepengurusan partai, dengan adanya wakil ketua umum. "Masalahnya kan di Sekjen dan Wakil Ketua Umum, siapa orangnya,"katanya. Posisi Wakil Ketua Umum tidak dikenal dalam struktur Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga hasil muktamar. Pelanggaran AD/ART itu, akan dipertanggungjawabkan pada Muktamar berikutnya.
Target penyelesaian sengketa, sebelum Idul Fitri. Saat Lebaran, sehingga bisa diadakan halal bihalal keluarga besar partai tersebut. "Kami akan meminta maaf kepada konstituen karena sikap kami genit selama ini bersengketa," katanya.
Zaenal menyatakan, kubunya juga sudah bisa menerima perubahan struktur partai. "Memang harus ada penyesuaian,"katanya. Namun, siapa yang duduk di kedua posisi itu, dia masih belum bisa memastikan. Dia mengakui kesepakatan tersebut masih harus dibicarakan pemimpin kedua kubu.
Salah satu anggota tim enam dari kubu Zaenal, Mahfudz Djaelani, persiapan muktamar luar biasa sudah siap digulirkan. "Bila terjadi deadlock,"katanya. Ide itu dilempar dalam rapat Kamis (20/10) malam menjelang dinihari. Penyelenggaranya, adalah kedua kubu. Deadline penyelesaian, sampai 1 November.
Partai itu pecah setelah muktamar pada April lalu. Kemudian melalui Aksa Mahmud, dilakukan islah antara dua kubu partai tersebut dengan tim enam sebagai wakil kedua kubu. Dari kelompok Zaenuddin adalah Amran Nasution, Bursah Zanubi, dan Cholid Gozali. Dari kelompok Zaenal adalah Djafar Badjeber, Mahfudz Djaelani, dan Hairudin yang menggantikan Mahendradatta.
Yophiandi





