Pedagang Kaki Lima Pasar Minggu Berjualan Lagi


TEMPO Interaktif, Jakarta: Pedagang kaki lima di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, yang lapaknya dibongkar habis pada malam takbiran, Rabu (2/11) pukul 23.00, tadi pagi bebas berjualan. Tampak pedagang buah, sayuran, dan petasan menggelar lapaknya kembali di pinggir Jalan Raya Pasar Minggu itu.

Mereka yang kehilangan lapak dan gerobak, menggelar dagangannya di atas plastik dan terpal. "Semalam ada razia. Gerobak dan lapak-lapak diangkut,” ungkap Nurdin, salah satu pedagang yang ditemui tadi pagi.

Nurdin mengaku sempat menyelamatkan gerobaknya ke dalam kampus Universitas Nasional yang berjarak tidak jauh dari lokasi penertiban. “Kalau gerobak hilang, saya nggak bisa berjualan,” kata Nurdin sambil menata buah semangka yang baru datang.

Iang, pedagang petasan, tak sulit menghindari razia petugas ketertiban. “Saya cuma menjual kembang api, gampang ngumpetinya,” katanya yang mengaku dagangannya baru laku Rp 15 ribu.

Yudha Setiawan-Tempo

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X