Januari-Februari Potensial Serangan Diare

TEMPO Interaktif, Jakarta: Warga Jakarta Barat diperkirakan bakal terserang diare pada Januari sampai Februari 2006. Menurut Ariani Murti, Kepala Suku Dinas Kesehatan Masyarakat Suku Dinas Kesehatan, wabah diare itu merupakan siklus musiman yang sama dengan demam berdarah dengue.

Ariani mengatakan, langkah antisipasinya mencegah terjadinya serangan bakteri eltor pada pasien yang menderita diare. "Pada 2002 bakteri ini sempat menyerang warga di Jakarta Barat dan menyebabkan korban jiwa," ujarnya, Kamis (8/12).

Sumber penyakit diare, katanya, disebabkan oleh munculnya bakteri, virus, atau keracunan makanan. Ciri-ciri dari penyakit diare di antaranya meningkatnya intensitas buang air besar dengan kandungan air yang tinggi. "Terkadang
buang air besar hanya berisi air."

Apabila diare disebabkan bakteri eltor, menurutnya, biasanya pada tempat tidur pasien dibagian duburnya
diberi lobang. Ini mereka korban sudah tidak bisa
mengendalikan dampak serangan diare.

Penularan penyakit diare ini dapat terjadi melalui
fasilitas mandi, cuci, dan kakus. Permukiman
yang terserang biasanya daerah kumuh yang pemakaian
fasilitas kakusnya massal.

Wilayah yang rentan terhadap penyakit ini adalah
Cengkareng, Rawa Buaya, Duri Kosambi, dan Kapuk.
Sampai Nopember 2005 ini, jumlah penderita diare
di wilayah ini sebanyak 3.452 orang dengan
korban meninggal 1 orang.

Evy Flamboyan-Tempo