22 LSM Perempuan Desak Pemerintah Lindungi Keluarga Munir
Topik
TEMPO Interaktif, Jakarta:Sebanyak 22 lembaga swadaya masyarakat (LSM) perempuan Indonesia dan luar negeri mendesak pemerintah untuk memberi perlindungan keamanan kepada keluarga Munir. "Karena kasus Munir bukan kasus biasa. Dalam kasus Munir ada konspirasi dan penyalahgunaan kekuasaan dari Garuda Indonesia dan BIN,"ujar Direktur Eksekutif Kalyanamitra, Rena Herdiyani di Jakarta.
Sampai saat ini, menurut Rena, Garuda pun belum memberikan jaminan keamanan maupun kompensasi atas kematian Munir. Karenanya, menurut Rena, perlu ada kompensasi untuk keluarga Munir, seperti asuransi kematian dan pendidikan untuk anak-anak Munir.
Sebanyak 22 LSM perempuan, di antaranya Dubar Network dari Bangladesh, Northeast Network dari India , Women Law & Development International dari AS, juga telah mengirimkan surat kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 15 Desember lalu untuk menindaklanjuti rekomendasi Tim Pencari Fakta Kasus Munir. Sampai saat ini, menurut Rena, belum ada balasan dari Yudhoyono.
Fanny Febiana


