Setengah Triliun Disiapkan untuk Televisi dan Internet Pendidikan
Topik
TEMPO Interaktif, Jakarta: Pemerintah menganggarkan dana sekitar Rp 500 miliar untuk pembangunan televisi edukasi dan pembelajaran berbasis internet pada tingkat sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas. Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo mengatakan, langkah ini diambil untuk meningkatkan kualitas mutu pendidikan nasional.
Program televisi edukasi akan diterapkan pada seluruh
sekolah menengah pertama, sedangkan internet akan dibangun pada separuh dari jumlah sekolah menengah atas dan kejuruan seluruh Indonesia.
"Pembangunan infrastrukturnya sudah dimulai awal tahun
ini," kata Bambang kepada pers di kompleks kantor presiden, Rabu.
Bambang mengatakan, televisi edukasi ini akan disuplai
program acaranya oleh Pusat Teknologi Komunikasi dan
Informasi Pendidikan Departemen Pendidikan Nasional. Setiap kelas di tingkat SMP, kata dia, akan menyediakan satu pesawat televisi.
"Sepanjang SMP itu memiliki akses listrik, bisa
mengikuti program ini," kata dia. Jika sekolah itu
belum memiliki akses, ia menyarankan untuk mengadakan
genset atau sumber energi listrik alternatif lainnya.
Untuk merealisasikan rencana ini, mantan menteri Keuangan itu mengatakan departemennya akan membangun
stasiun pemancar televisi di setiap kabupaten. Berdasarkan kalkulasi, dia melanjutkan, biaya yang akan dikeluarkan ternyata relatif murah.
Sedangkan untuk ICT-based learning, Bambang menjelaskan, ini ditujukan untuk menambah input pendidikan. Selain dari guru dan perpustakaan buku di tiap sekolah, para siswa dapat mengakses informasi dari internet untuk menambah pengetahuan mereka. "Ini mirip perpustakaan digital yang memiliki akses ke mana-mana," kata dia. budiriza
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Kementerian Kehutanan Gandeng TNI untuk Merehabilitasi Hutan
- Rekaman Paus Berdoa Usir Setan Dibantah Vatikan
- 150 Tahun Pastur Van Lith Dirayakan
- Australia Kembangkan Gas Dari Kotoran Babi
- WHO Antinegosiasi Dengan Industri Tembakau
- Luthfi Hasan Diduga Punya Tanah 2 Hektare di Bogor
- Freeport Berhenti, Negara Rugi US$ 1,82 Juta/Hari













