Departemen Kesehatan Bentuk Subdirektorat Kanker


TEMPO Interaktif, Jakarta:
Pemerintah berjanji lebih serius tangani kanker karena dari tahun ke tahun jumlah penderita kanker meningkat. Menurut Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari, Ahad (5/2), departemennya membuka subdirektorat khusus untuk menangani kanker.

"Untuk lebih dapat mensosialisasikan dan mengenalkan bahaya kanker kepada masyarakat," katanya seusai membuka peringatan Hari Kanker Sedunia di Jakarta.

Menurut Siti Fadilah, penyakit kanker di Indonesia menjadi penyumbang kematian ketiga terbesar setelah jantung. Penyebab utama kanker di Indonesia adalah pola hidup yang tidak sehat, seperti kurang olahraga, merokok, dan pola makan yang tak sehat.

Dalam pengobatan, ia melanjutkan, pasien miskin dapat menggunakan asuransi keluarga miskin di rumah sakit rujukan nasional untuk kanker hingga pusat kesehatan masyarakat. Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia, Nyonya Umar Wirahadikusumah, mengatakan yayasannya menyediakan dana rutin tiap tahun untuk pasien miskin. YKI juga baru meluncurkan Program Deteksi Awal Kanker (DETAK).

Who/Ami Afriatni

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X