Tabungan Koperasi Departemen Agama Cianjur Macet
TEMPO Interaktif, Cianjur:
Dana tabungan 800 nasabah di Koperasi Departemen Agama Kabupaten Cianjur, Jawa Barat senilai Rp 5 miliar macet. Puluhan perwakilan nasabah mendatangi Kantor Koperasi Departemen Agama menuntut uang mereka dicairkan. Mereka juga mengadukan masalah ini ke Kejaksaan Negeri Cianjur pada Rabu (1/11) ini.
Seorang nasabah bernama Ae Suaebah yang memiliki tabungan sebesar Rp 23 juta lebih hampir saja gagal menikahkan anaknya karena tabungan tidak bisa dicairkan. “Saya terpaksa pinjam dulu ke rentenir,” kata warga Cibeber, Cianjur berusia 45 tahun ini.
Sedangkan Fatimah bersedia menyimpan uangnya sebesar Rp 72 juta lebih di koperasi ini karena suaminya karyawan Departemen Agama Cianjur. “Saya menabung karena suami saya termasuk karyawan di sini,” kata perempuan 35 tahun ini.
Menurut para nasabah, Koperasi Departemen Agama Cianjur pernah berjanji mencairkan tabungan pada Mei lalu. Tapi, sampai saat ini tidak ada kejelasan kapan uang bisa dicairkan. Janji pencairan bulan Agustus ternyata tidak ditepati. Ketua Koperasi Departemen Agama Cianjur Daelami tidak bisa memberikan keterangan apa pun soal keluhan 800 nasabah ini. deden abdul aziz





