Pendonor Darah di Solo Dapat Asuransi


TEMPO Interaktif, Solo:Tidak kurang dari 2.000 pendonor darah melalui Palang Merah Indonesia Kota Solo mendapatkan jaminan asuransi kecelakaan dan kesehatan. Asuransi diberikan kepada pendonor yang menyumbangkan darahnya minimal 10 kali berturut-turut.

PMI Solo menggandeng PT Asuransi Jiwasraya untuk program tersebut. "Ini asuransi sebagai penghargaan kepada pendonor yang telah berkorban untuk kemanusiaan," kata Susanto, Ketua PMI Solo, kemarin.

Menurut Susanto, pendonor yang mendapatkan asuransi mereka yang sejak 2005 hingga sekarang tidak pernah absen. Dia tidak menyebutkan nilai asuransinya. yang jelas, pendonor akan mendapatkan jaminan perawatan di rumah sakit apabila mengalami gangguan kesehatan.

Di Solo tercatat 51 ribu pendonor yang menyumbangkan darahnya. Dari jumlah itu yang donor 10 kali berturut-berturut sekitar 2.000 orang.

Menurut Kepala Unit Transfusi Darah PMI Solo Titis Wahyuono, dari 51 ribu pendonor tidak semua dapat diambil darahnya karena hasil pemeriksaan ternyata darah yang hendak disumbangkan mengandung penyakit yang bila ditranfusikan justru membahayakan. "Sekitar 3 persen dari mereka yang darahnya tidak bisa disumbangkan," ujarnya.

Titis menambahkan, setiap bulan kebutuhan darah di Solo mencapai 3.000-4.000 kantong. PMI Solo tidak hanya melayani permintaan warga Solo tapi juga daerah lain.

Imron Rosyid

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
; $foto_slide_judul =

Musik/Film

; $foto_slide_judul =

Musik/Film

Wajib Baca!
X