Gubernur Suwarna Menilai Penahanannya Diskriminatif
TEMPO Interaktif, Jakarta:Terdakwa Gubernur Kalimantan Timur Suwarna Abdul Fatah mempertanyakan perlakuan berbeda atas penahanannya. Dia membandingkan dengan Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi yang saat ini menjadi terdakwa kasus dugaan korupsi Hilton. ”Ali Mazi dan saya sama-sama sebagai gubernur. Dia terdakwa, saya pun terdakwa. Tapi, saya ditahan, tapi Ali tidak. Why?” ujar Suwarna seusai sidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Kamis (16/11).
Suwarna ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi karena diduga terlibat kasus korupsi pembukaan lahan sejuta hektare di kawasan hutan Berau, Kalimantan Timur. Sejak ditahan, Suwarna telah berulang kali mengajukan permohonan penangguhan penahanan. Tapi, kata dia, hingga kini belum ada tanggapan. “Saya tiga kali mengajukan, tapi tidak pernah ada jawaban. Sampai bosan,” ujarnya.
Berbeda dengan Ali Mazi yang sudah dinon-aktifkan sebagai gubernur, Suwarna mengaku tidak terlalu mempersoalkan rencana penonaktifan terhadap dirinya. “Tidak masalah, yang penting gaji tetap lancar,” kata dia.
Meski ditahan, Suwarna mengaku masih bisa menjalani tugasnya sebagai gubernur dengan mudah. Sebab, kata dia, roda pemerintahan masih dijalankan oleh wakil gubernur beserta pejabat lainnya.
Riky Ferdianto
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- FOTO: Pamer Aksi Bintang Dunia di Singapura
- Tangkal Virus Corona, Kemenkes Siapkan 8 Program
- Korban Lapindo Ancam Minta Suaka Politik ke AS
- 10 Fakta Menarik Jelang Dortmund Vs Bayern
- Tabrakan Maut, 2 Tewas dan Belasan Kritis
- Angelina Jolie Tanpa Bra Versi Pelukis Swedia
- Duel Kunci Borussia Dortmund Vs Bayern Muenchen
Berita Utama Nasional
- Begini Sukotjo Antar Duit Rp 2 Miliar ke Djoko
- Ahmad Rozi Akui Diminta Luthfi Siapkan Data Daging
- Eksekusi Supersemar, Kejaksaan Cari Berkas Putusan
- Revitalisasi Situs Soekarno Rp 44,5 Miliar
- Pemilik Akun @benhan Jadi Tersangka
- Saat Kelulusan, Darin Mumtazah Tak Ada di Sekolah
- Soeripto Mengaku Pernah Ditawari Rumah oleh Luthfi














