Kalla: Pemberantasan Korupsi Risaukan Pejabat
TEMPO Interaktif, Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan pemberantasan korupsi yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi telah menimbulkan efek samping berupa ketakutan pejabat untuk membuat keputusan. Akibatnya, perekonomian menjadi terganggu.
"Kita dukung pemberantasan korupsi tapi jangan menimbulkan ketakutan yang besar dan membuat ekonomi ambruk," kata Wakil Presiden Jusuf Kalla, Selasa(5/12) saat membuka seminar internasional reformasi birokrasi, di Hotel Sari Pan Pacific Jakarta.
Kalla mencontohkan akibat ketakutan terlibat korupsi dana perbankan lebih banyak disimpan di Bank Indonesia dari pada dikucurkan untuk kredit. "Pimpinan bank menyatakan lebih enak disimpan di Bank Indonesia dapat bunga 12 persen, daripada di memberi kredit nanti macet, masuk penjara," ujar Kalla.
SUTARTO



