Topik
Pasokan Gas EMP Kangean ke Jawa Timur Terhenti
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pasokan gas dari lapangan gas Pagerungan milik Energi Mega Persada (EMP) Kangean di Kabupaten Sumenep, Madura, sebesar 40 juta kaki kubik per hari ke Jawa Timur terhenti.
Kepala Humas Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas (BP Migas) Amir Hamzah mengatakan aliran gas lewat pipa ke Jawa Timur itu dimatikan karena sekitar seribu warga menduduki lokasi beroperasinya EMP Kangean sejak Sabtu siang lalu (6/1). "Langsung di-shutdown," kata Amir ketika dihubungi Tempo hari ini.
Amir meyakinkan bahwa pasokan gas Jawa Timur tidak terganggu, karena BP Migas langsung meminta Santos untuk memasok gas. "Untuk sementara pasokan gas Jawa Timur diambil dari Santos," ujarnya.
Saat ini Santos mengalirkan 80 juta kaki kubik per hari untuk memasok kebutuhan gas Jawa Timur. Sebelumnya, Santos hanya mengalirkan pasokan gas sebesar 35 juta kaki kubik per hari.
Warga Pagerungan menuntut bagian keuntungan Rp 2 miliar per bulan dari EMP Kangeran. Selain itu, warga juga menuntut pabrik es yang berada di wilayah itu kembali dioperasikan oleh EMP, ada tambahan pasokan listrik tidak terbatas dan pembangunan pelabuhan baru.
Amir menjelaskan, pabrik es itu merupakan bantuan program community development (CD) EMP Kangean yang telah diserahkan pengelolaannya ke pemerintah daerah setempat.
Nieke Indrietta