Bayi Kurang Gizi Rawan Terserang TBC dan Diare
Topik
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Bayi yang menderita kurang gizi rawan terserang penyakit TBC dan diare. Penyakit penyerta itu yang membuat kondisi kesehatan bayi menurun drastis. "Akibatnya bayi itu menderita gizi buruk," kata Salimar Salim, Wakil Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta kepada Tempo, hari ini.
Menurut Salimar selama ini masyarakat salah menanggapi pengertian gizi buruk dan kurang gizi. Balita yang berat badannya berada dibawah garis merah pada kartu menuju sehat selalu dikatakan menderita gizi buruk. "Padahal bisa saja dia hanya kekurangan gizi, " ujarnya.
Salimar menjelaskan ada dua kriteria gizi buruk, antara lain kekurangan protein atau Kwashiorkor dan kekurangan kalori atau Marasmus. Bobot badan rendah pada bayi tidak bisa menjadi indikator utama bayi itu menderita gizi buruk. Dia mencontohnykan dua balita bernama Egi Yosua dan Saidah di Jakarta Utara adalah penderita bayi kurang gizi dengan bobot rendah yang terkena penyakit susulan, seperti TBC dan gangguan pencernaan.
Fery Firmansyah
Komentar (0)
Berita Terkait
Foto Terbaru
Top Stories
Editor's Choice
- Kabut Asap di Singapura Diprediksi Bertahan Lama
- DPR Khawatir Pemerintah Ragu Naikkan Harga BBM
- Ada Pekik 'Kopassus' di Luar Pengadilan
- Joki SBMPTN Yogya Berkeliaran Secara Terbuka
- Singapura: Kabut Indonesia Terparah Sepanjang Masa
- Label Merah untuk Makanan Tidak Sehat
- Jokowi Diminta Selalu Ajak Staf Blusukan
Berita Utama Metro
- Setengah Tahun Jokowi, 40 Persen Sungai Dikeruk
- Realisasi Deep Tunnel Tunggu Investor
- Jokowi Evaluasi PRJ Monas Hari Ini
- Pengamat: KJS Pangkas Pemborosan di Rumah Sakit
- Polisi Lepas Pelajar Pendemo Kenaikan BBM
- Jokowi Kucurkan Rp 291 Miliar untuk Kampung Betawi
- Jokowi Tak Setuju BLSM, Ini Kata Mendagri


