Pemerintah Diminta Keluarkan PP Pembatasan Pasar Modern


TEMPO Interaktif, Solo:Pemerintah didesak segera mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) tentang pembatasan pasar modern.

Anggota Komisi Perdagangan DPR, Aria Bima PP, mengatakan pembatasan pasar modern sangat mendesak karena saat ini sudah banyak pasar tradisional gulung, tikar kalah bersaing dengan pasar modern. ”Kalau tidak diatur, pasar tradisional akan habis. Paling lambat, bulan Juli depan pemerintah harus mengeluarkan PP,” kata dia, Minggu (27/5)

Menurut dia, pertumbuhan pasar modern sangat cepat. Berdasarkan survei AC Nielsen tahun 2006, dalam kurun waktu 2005-2006, pertumbuhan pasar modern mencapai 17 persen, sedangkan pasar tradisional hanya 2 persen. Pasar tradisional juga sudah ditinggalkan konsumen yang beralih ke pasar modern. “Pedagangnya pun gulung tikar karena tidak ada pembeli yang datang ke pasar tradisional,” ujarnya.

Aria Bima mengatakan, PP Pembatasan Pasar Modern tersebut merupakan penjabaran dari UU Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat. Menurut dia, setidaknya ada empat hal yang harus diatur dalam PP tersebut, yakni pembatasan zona pasar modern, kemitraan, komoditas, serta pembatasan waktu operasional.

Tanpa campur tangan pemerintah, kata Aria Bima, pasar tradisional tidak mungkin mampu bersaing dengan pasar modern. Dia mengatakan pasar modern selalu didukung modal kuat, manajemen canggih serta jaringan pasar internasional.

“Sementara pasar tradisional itu lemah dalam segalanya, baik modal, manajemen maupun jaringan pasar sehingga sesuai Pasal 33 UUD 1945 ayat 4, pemerintah wajib melindungi pasar tradisional,” katanya. (Imron Rosyid)

Komentar (1)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
0
0
Sangat mendukung, lebih cepat lebih baik daripada terlambat nasi jadi bubur
; $foto_slide_judul = ; $foto_slide_judul =
Wajib Baca!
X