Topik
Nias Kekurangan Stok Darah
TEMPO Interaktif, Nias: Dokter Spesialis Penyakit Dalam Rumah Sakit Gunung Sitoli Kanserina Dachi mengeluhkan persedian darah untuk pasien yang sangat minim. "Kami bahkan sering menyumbang darah untuk pasien," katanya, usai peresmian Rumah Sakit Gunung Sitoli, Kabupaten Nias, Jumat (09/10).
Minimnya persediaan darah itu terhitung krusial. Sebab, hampir sepertiga pasien di rumah sakit itu adalah penderita TBC. "Untuk satu pasien TBC diperlukan 1000 cc," kata Kanserina. Pasien penderita TBC dan pasien lain yang membutuhkan darah sangat menderita karena harga darah di Nias sangat tinggi. Per 250 cc harganya sekitar Rp 1,2 juta. "Padahal mayoritas disini masyarakat miskin".
Oraganisasi Palang Merah Indonesia (PMI) di Nias selama ini tidak menjalankan fungsinya sebagai penyedia darah. "Organisasinya ada, tapi kegiatannya tidak ada," katanya. (Dwi Riyanto Agustiar)