Impor Gula Mentah Masih Tetap
Topik
TEMPO Interaktif, Jakarta:Departemen Perdagangan menyatakan belum akan mengurangi volume impor gula mentah (raw sugar). Keputusan untuk mengurangi impor harus dibahas secara mendalam sebelumnya oleh seluruh pemangku kebijakan.
"Usul tentang raw sugar harus dipelajari. Semua usul dari stakeholder, termasuk konsumen harus dilihat secara berimbang. Kami belum ada keputusan tapi sedang dikaji policy-nya," ujar Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, Selasa (19/2) di Jakarta.
Dia menanggapi usul Menteri Perindustrian Fahmi Idris untuk membatasi impor raw sugar sebagai bahan baku industri gula rafinasi mulai 2009. Tujuannya agar industri gula nasional mampu mengoptimalkan produksi gula mentah dalam negeri.
Usul pembatasan impor gula mentah itu telah disampaikan kepada Menteri Perdagangan melalui surat Menperin No 35/M-IND/1/2008 tertanggal 14 Januari 2008. Dengan pembatasan itu, diharapkan pada 2014 kebutuhan industri gula rafinasi, industri makanan, minuman, dan farmasi dapat dipenuhi dari gula mentah dan gula rafinasi dalam negeri.
Raw sugar adalah bahan baku yang digunakan untuk industri gula putih (konsumsi) dan rafinasi adalah gula untuk industri makanan dan minuman. Sejalan dengan itu, saat ini pemerintah sedang mengoptimalkan restrukturisasi dan revitalisasi 52 pabrik gula BUMN untuk meningkatkan kapasitas produksi sebesar 1 juta ton.
l RR ARIYANI
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Lepas Empat Istrinya, Eyang Subur Tak Perlu Cerai
- Muslim Myanmar Hanya Boleh Punya 2 Anak
- Djokovic Bisa Jegal Nadal di Semifinal
- Saksi Penyerangan Cebongan Tak Mau Beri Keterangan
- MI5 Dituding Coba Rekrut Tersangka Kasus Woolwich
- Bupati Aceh Utara Dianggap Berpikiran Sempit
- FOTO: Pamer Aksi Bintang Dunia di Singapura
Berita Utama Bisnis
- Sistem Jaringan Bandara Soetta Alami Gangguan
- Agus Marto Dilantik Jadi Gubernur Bank Sentral Hari Ini
- Harga BBM Naik, Golkar Setuju Ada BLSM
- UMR Naik Diklaim Bikin UKM Tutup
- Gerindra Tak Bangga Ekonomi Tumbuh 6,2 Persen
- Krakatau Steel Pastikan Proyek Posco Tetap Lancar
- Dahlan Minta Konsep Jalan Layang Tol Dimatangkan













