indonesia
INDONESIA
english
ENGLISH
rss
twitter
facebook
youtube
youtube
youtube

Puluhan Pelajar Tawuran Usai UN


TEMPO Interaktif, Depok:Selesai mengikuti ujian nasional, sebanyak 57 siswa dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Ganesha dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Budi Utomo diringkus aparat kepolisian dari Polsek Sukmajaya Depok, Kamis (24/4) karena terlibat tawuran.


Menurut Kepala Unit (Kanit) Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Sukmajaya Inspektur Satu Mansyur, bersama merekia juga disita barang bukti berupa 3 buah gir kendaraaan bermotor, 1 buah golok dan 1 buah clurit.

"Barang bukti tersebut ditemukan di dalam mobil angkutan nomor trayek 02 dan di dalam tas sekolah yang ditinggalkan" kata Mansyur

Mansyur menambahkan, sebelum tawuran terjadi antara kedua pelajar sekolah tersebut petugas memang telah melakukan penyisiran (sweeping) di wilayah kecamatan Sukmajaya. Penyisiran tersebut dilakukan di sepanjang jalan raya pasar Agung, Jalan RRI dan Jalan Merdeka. Akhirnya pada saat siswa dari kedua sekolah tersebut terlibat kejar-kejaran di jalan, petugas akhirnya meringkus siswa yang tengah berlarian.

"Mereka sudah saling melempar ejekan satu sama lain" ujar Mansyur. Menurut Adi Prasetyo, 17 tahun,salah seorang siswa SMK Ganesha yang diringkus, mereka sebenarnya belum sampai terlibat tawuran. Menurutnya,dia bersama teman-temannya baru saja ingin meneiki angkutan umum selesai mengikuti UN.

"Tahu-tahu kami langsung ditangkap dan dipukuli" kata Adi.

Sedangkan menurut Edi Supriyanto, Kepala sekolah SMK Ganesha siswanya yanng terlibat tawuran hanya mencari sensasi saja selesai mereka meyelesaikan UN. Menurutnya,siswanya yang terlibat tawuran akan diproses secara intern.

"Orang tuanya akan kami panggil ke sekolah" kata Edi

Edi menambahkan ,saat ini dirinya bersama para guru dari SMK Ganesha sedang menunggu kepala sekolah dan jajaran guru dari pihak SMK Budi Utomo. "Sampai saat ini, mereka belum datang" ujar Edi.

Sampai berita ini ditulis,para siswa yang diringkus oleh pihak kepolisian masih mendekam di ruang tunggu Polsek Sukmajaya. Oleh pihak kepolisian,mereka disuruh membuat surat pernyataan yang berisi penyesalan karena terlibat tawuran dan perjanjian bahwa mereka tidak akan mengulangi perbuatan dan terlibat dalam perkara yang sama. Yudho Raharjo

Komentar (17)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
0
0
Ni stm yg berkuasa d bogor SBYMY S=SKY 72 B=BASTARD 423 Y=YZM 81 M=MEBOET 507 Y=YATEK 44
0
0
meboet 507,,,,,,,,,
0
0
bangsat lu smua phe-gho 41 nie ,,,,,,,,,, satoe anjing alaz azuh,,,,,,,,,
0
0
tauran kaya orang dlu aja,,mang masih jaman yaa tauran? depok ke pusat dong.
0
0
buat lo, lo smua yg lagi ngebacot..dah deh... hajar kami razzesixt 16.... SMA DI JAKARTA BARAT YG NT SEKOLAH LALER..........NANTI KALO JADWAL KAMI KOSONG.. KAMI KUNJUNGI SEKOLAH KALIAN
Selanjutnya
Wajib Baca!
X