indonesia
INDONESIA
english
ENGLISH
rss
twitter
facebook
youtube
youtube
youtube

Ira Wibowo Tetap Ditemani Suami Sahur meski Beda Agama

Ira Wibowo Tetap Ditemani Suami Sahur meski Beda Agama

TEMPO/Novi Kartika

TEMPO Interaktif, Jakarta - Selalu tampak harmonis. Itulah kira-kira kalimat yang pantas diberikan untuk rumah tangga R.A. Ira Wibowo Wirdjodiprojo dengan Katon Bagaskara. Walaupun berbeda keyakinan, keduanya saling mendukung dan menjadikannya tradisi.

Perempuan yang akrab disapa Ira ini mengaku pernikahannya dengan Katon Bagaskara dibangun di atas fondasi cinta yang menjelma bangunan kesepahaman dan saling pengertian. “Kita dari awal sudah tahu kondisi masing-masing,” ujar Ira Wibowo kepada Tempo Interakif di Bendungan Hilir, Selasa (18/8).

Sehingga, meski berbeda keyakinan, harmonisasi pernikahan bisa terjalin. Hal itu bisa dilihat dari perhatian Katon yang selalu mengingatkan dan memberi vitamin ketika Ira akan menjalankan puasa esok harinya. “Saya kurang rajin minum vitamin. Jadi suami yang ingatin sekaligus nyiapin,” aku wanita yang terkenal setelah membintangi sinetron Lenong Rumpi.

Katon juga menemani Ira sahur. Meski tidak puasa keesokan hari, ia tidak memperlihatnya kepada sang istri. Bahkan, kadang-kadang jika Ira terlalu lelap dalam tidurnya, maka sang suami-lah yang membangunkan dirinya.

“Dia tidak puasa tapi rajin nemenin sahur dan tidak menunjukkan kalau dia tidak puasa. Dia juga sering bangunin saya sahur,” ujar perempuan kelahiran Jerman, 20 Desember 1967.

Saling pengertian pasangan suami-istri ini juga diperlihatkan kepada tiga buah hatinya. Ira tidak memaksakan anak-anaknya turut berpuasa seperti dirinya. Ia membebaskan mereka menentukan pilihan. “Dan anak-anak tidak ikut puasa karena ikut bapaknya,” ungkap Ira tersenyum.

Itulah sekelumit tradisi puasa Ira Wibowo bersama kelurganya. Memang harmonis.

MUSTHOLIH

Komentar (10)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
0
1
anak2nya apa ada yg ikut mbak ira ?
0
0
Ya dah Mbak Ira emang dari keluarga sudah begitu,mama Kristen Papa,Muslim,Ari Kristen jadi sangat plurallah... Kalau kita saling menghargai pasti harmonis seperti keluarga Katon
0
0
salut deh buat mba ira. wlaupun beda agamanya tapi masih tetap menghargai. moga-moga langgeng yah mba .
0
0
selamat ya mbak ,moga jangan mirip artis lain keharmonisan keluarga mbak sangan mantap
0
0
mba ira, saya kagum..anda telah melakukan perbedaan menjadi 1 moment untuk menjunjung tinggi nilai perbedaan tsb,menjadi saling menghargai, saling menghormati,saling mengasihi dan menjadi satu kekuatan untuk menjalankan satu bahtera Rmh tangga.
Selanjutnya