NU dan Muhammdiyah Jawa Timur Tetapkan Awal Puasa 11 Agustus

NU dan Muhammdiyah Jawa Timur Tetapkan Awal Puasa 11 Agustus

Seorang Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri saat dilakukan rukyah untuk menentukan 1 Syawal 1429 H. di Pamekasan, Madura, Jatim, (29/9). Foto: ANTARA/Saiful Bahri

TEMPO Interaktif, SURABAYA - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU), dan Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Jawa Timur, sama-sama menetapkan awal pelaksanaan puasa pada 11 Agustus 2010.

Anggota Badan Hisap dan Rukyat PWNU Jawa Timur Sholeh Hayat menjelaskan, penetapan tersebut merupakan hasil pembahasan Hisab (perhitungan matematis) dan Rukyat (melihat hilal atau bulan) yang telah dilakukan PWNU.

Berdasarkan perhitungan hisab, pada Selasa 10 Agustus 2010 nanti diperkirakan akan terlihat hilal (bulan) di titik 3,38 derajat (di atas garis pandang terbenamnya matahari) dengan lama posisi di ufuk (di posisi matahari terbenam) sekitar 14,32 menit.

Dengan posisi ini, hilal dipastikan akan terlihat sehingga keesokan harinya, atau pada Rabu 11 Agustus 2010 bisa ditetapkan sebagai awal Ramadhan. "Kalau menjelang Magrib hilal terlihat, besoknya berarti kan sudah puasa," kata Sholeh yang juga Wakil Ketua PWNU Jawa Timur ini, Senin (12/7).

Selain itu, berdasarkan rujukan dari 21 kitab kuning tentang astronomi yang biasa dipakai NU, bulan Syakban akan berakhir pada 10 Agustus 2010, sehingga pada 11 Agustus sudah masuk bulan Ramadhan.

Meski begitu, pada tanggal 10 Agustus 2010 nanti, PWNU tetap akan melakukan Rukyatul Hilal di beberapa lokasi, di antaranya di menara Masjid Agung Surabaya, Pantai Tanjung Kodok, Lamongan, Pantai Kenjeran, Surabaya, Pantai Sraung, Pacitan, Pantai Ambet, Pamekasan, Pantai Plengkung, Banyuwangi, serta Pantai Serang, Blitar. "Melihat hilal akan tetap kita lakukan," ujarnya.

Dihubungi terpisah, Sekretaris PW Muhammadiyah Jawa Timur Nadjib Hamid mengatakan, "Bulan Syakban hanya berlangsung 29 hari jadi ijtimak akhir Syakban pada 10 Agustus dan 11 Agustus sudah puasa."

Dari hitungan Muhammadiyah, posisi hilal pada 10 Agustus 2010 bahkan akan terlihat pada 2 derajat sehingga bisa dipastikan pada 10 Agustus malam atau sehabis sholat Isyak, Umat Muhammadiyah akan mulai melakukan sholat tarawih.

Selain NU dan Muhammadiyah, kepastian 11 Agustus puasa juga merupakan hasil kesepakatan dalam rapat anggota Badan Hisab dan Rukyat Jawa Timur yang dilakukan di Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur pada 9 Juli 2010 lalu. Saat itu, baik NU, Muhammadiyah, MUI, perwakilan pesantren dan perwakilan kantor Kementerian Agama menyepakati 11 Agustus sebagai awal Ramadhan. ROHMAN TAUFIQ.



 

Komentar (5)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
0
0
semoga dalam puasa besok nanti, kita selaku umat islam hendaknya lebih bisa menahan lapar dan dahaga dibanding bulan puasa tahun lalu. yang terpenting adalah bisa nahan emosi
0
0
ha ha ha ha hi hi hi hi hi siap-siap nahan laper neh,,ha ha hihi hi capech dechhh ha ha hi
0
0
ALHAMDULILLAH! Syukurlah gak saling sikut dan merasa paling ter....., sama-sama ISLAM koq mau jalan sendiri-sendir sih....
0
0
ingat !!! sholat hari raya nanti jangan saling menyalip
0
0
Nah begitu dong salut \"ISLAM\" tidak boleh pecah :)
Wajib Baca!
X