indonesia
INDONESIA
english
ENGLISH
rss
twitter
facebook
youtube
youtube
youtube

Pertumbuhan Kendaraan di Jakarta Capai 1.172 per Hari

Pertumbuhan Kendaraan di Jakarta Capai 1.172 per Hari

Kemacetan di kawasan Sudirman. Tempo/Tony Hartawan

TEMPO Interaktif, Jakarta - Kepala Dinas Perhubungan Jakarta Udar Pristono menyampaikan pertumbuhan kendaraan baik roda dua atau empat di ibukota mencapai 1.172 unit per harinya. Sebanyak 186 unit kendaraan roda dua dan 986 unit kendaraan roda dua terdaftar di Dinas Perhubungan Jakarta tiap harinya.

Menurut Udar, hingga kini jumlah total kendaraan di Jakarta mencapai 6,7 juta unit. "2,4 juta unit roda empat dan 4,3 juta unit roda dua," ujarnya sore ini.

Atas dasar itu, pihaknya membuat kajian komprehensif untuk mengendalikan persebaran motor di jalan. "Apakah kran ini di setop, dibuka terus atau difilter," ujarnya.

Upaya yang sudah dilakukan Dinas Perhubungan DKI, kata Udar, adalah dengan memposisikan motor di jalur lambat di sejumlah jalan protokol. "Selain mengurangi macet juga untuk menghindari kecelakaan."

Rencana pembatasan peredaran motor yang sedang dikaji pihaknya juga didasari atas pertumbuhan jalan yang lelet di Jakarta. "Cuma 0,01 per tahun," kata Udar. Uji coba pembatasan motor ini rencananya akan dilakukan di rute Blok M-Kota pada jam-jam sibuk.

Dengan pembatasan motor ini, Udar berjanji akan mengkompensasi angkutan publik dengan layanan yang lebih baik. Untuk itu, pada Senin mendatang (2/8) akan dilakukan sterilisasi jalur Transjakarta.

"Mudah-mudahan dengan meningkatnya pelayanan Transjakarta, masyarakat akan beralih ke angkutan publik," ujarnya.

HERU TRIYONO

Komentar (7)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
0
0
kenapa orang beli motor? karena mau dipake buat ketempat kerja. kenapa milih motor? karena kalo naik bis lebih mahal,bukan ongkosnya, tapi copetnya.kalo mau melarang motor, coba diawali dari pemerintah dan anggota dpr. jangan naik mobil lagi, naik kendaraan umum mulai sekarang. jadi ga cuma asbun aja.emang kalo tangannya sakit terus tangannya dipotong??? jangan males, cari yang bener sumber kemacetannya apa? kenapa pertambahan jalan cuma 0,01% padahal pajak kendaraan bermotor banyak sekali. belum lagi banyaknya mal2 baru yang dibangun ditengah kota.kalo ada gedung baru, pasti ada jalan disekitar akan bertambah padat. dipikir ga itu?
0
0
suatu saat pulau jawa kususnya jakarta akan tetutup air laut, \"dampak pemanasan global\",bila tak segera tanggap Dephub harus menanggung dosa !...
0
0
Pemerintah \"sepertinya\" memang sedang memasang BOM WAKTU untuk kerusuhan seperti Kerusuhan Mei 1998 dengan MEMBIARKAN kondisi pertumbuhan sepeda motor & mobil tanpa terkendali & pengaturan jalan yang tidak DISIPLIN,tidak TERTIB,tidak LANCAR......dibiarkan kemacetan luar biasa sehingga bisa memancing emosi rakyat yang kepanasan / kehujanan di jalanan yang akhirnya bisa memancing konflik horisontal yang mengerikan di kota Jakarta tahap kedua.....Tunggu saja tanggal main-nya...????
0
0
pemerintah harusnya, membatasi kepemilikan kendaraan baik roda 4/roda 2,hanya 1 saja, pasti jalanan,akan lancar.bgm? setuju ga?
0
0
waduh ... lihat foto kemacetan lalu lintas jakarta jadi ngeri utk \'pulang kampung\' ... :-(.
Selanjutnya
Wajib Baca!
X