Donor darah di teater kecil Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Kamis (29/1). International Conference for Religion and Peace dengan PMI berencana mengirimkan 500 kantung darah ke Palestina. Tempo/Panca Syurkani
Topik
PMI Kekurangan 1 Juta Kantong Darah
TEMPO Interaktif, Jakarta - Ketua Palang Merah Indonesia (PMI), Muhammad Jusuf Kalla, mengatakan PMI membutuhkan 4 juta lebih kantong darah per tahun. Namun, berbagai upaya donor darah hanya bisa mengumpulkan 3 juta kantong. “Berarti kita masih kekurangan 1 juta kantong darah,” ujarnya dalam acara pameran lukisan dan donor darah di Serpong, Tangerang, Banten, siang ini.
Mantan Wakil Presiden Indonesia ini mengimbau masyarakat bisa menjadikan donor darah sebagai bagian dari gaya hidup masa kini. “Karena, 80 persen orang mengenal PMI dari donor darah meskipun kegiatan PMI lebih pada kemanusiaan lainnya,” kata dia.
Menurut dia, donor darah tak hanya bermanfaat bagi penerimanya tetapi juga menyehatkan pendonor.
Untuk mencapai target kantong darah yang dibutuhkan, kata Kalla, PMI melakukan donor darah dengan mendekati masyarakat di mal, kampus, dan tempat ibadah. Bahkan, PMI telah membuka lima gerai di mal. Menurut Kalla, mal dipilih karena tempat itu dimasuki lebih dari 2.000-3.000 orang per hari. Dari seribu orang, kata dia, PMI bisa mengumpulkan 50-100 kantong darah per hari.
Ia meminta setiap mal menyiapkan tempat seluas 50 meter persegi untuk gerai PMI. “Kami mendorong agar mal menyiapkan tempat untuk donor. Nanti semua fasilitas, PMI yang menyiapkan,” ujarnya.
Joniansyah





