Presiden: Jangan Ada Kasus yang Dipetieskan

Presiden: Jangan Ada Kasus yang Dipetieskan

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. TEMPO/ Zulkarnain

TEMPO Interaktif, Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengingatkan penegak hukum untuk mengusut tuntas semua kasus korupsi dan pelanggaran hukum. Ia meminta tak ada kasus yang dipeti-eskan.


"Jangan biarkan ada kesan seolah ada kasus-kasus yang dipetieskan atau dianggap pilih-pilih," katanya di Kantor Presiden, Komplek Istana Negara, Selasa (31/08).

Setiap kasus, kata Presiden, harus diselesaikan secara profesional dan adil. Selain itu Presiden juga meminta kasus diusut secara transparan. "Dengan transparansi dan akuntabilitas yang setinggi-tingginya," katanya.

Presiden juga meminta aparat Kepolisian atau Kejaksaan yang terlibat kasus harus ditindak sehingga tak terkesan tebang pilih dalam penegakkan hukum. "Jika ada anggota Polri dan Kejaksaan yang diduga terlibat dalam pelanggaran hukum saya harap tetap dilakukan tindakan yang tegas," katanya.

Selain itu Presiden juga meminta penegak hukum menjelaskan kasus-kasus yang menjadi perhatian masyarakat. Sebab, kata Presiden, rakyat ingin mengetahui duduk persoalan yang sebenarnya.

Dwi Riyanto Agustiar

Komentar (2)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
0
0
terlalu manis di bibir..tapi tak berkemampuan itulah yg selama ini kami lihat darimu...
0
0
Century oh Century....!
Wajib Baca!
X