Sumbangan untuk Korban Sinabung Tak Tersalurkan

Sumbangan untuk Korban Sinabung Tak Tersalurkan

Sejumlah penduduk tidur sementara yang lainnya masih terjaga di tempat pengungsian di Brastagi, setelah Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, meletus sehingga sepuluh ribu lebih penduduk desa harus meninggalkan rumah mereka (30/8). AP/Achmad Ibrahim

TEMPO Interaktif, Kabanjahe - Pemerintah Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara, hingga hari empat hari sejak meletusnya Gunung Sinabung, telah menerima berbagai bentuk sumbangan dari masyarakat dan kelompok. Untuk uang tunai, pengelola posko bantuan yang dibentuk pemerintah daerah sudah mengumpulkan Rp 1,7 miliar.

Hanya saja, bantuan berupa barang tersebut hingga kini menumpuk di Kantor Bupati Tanah Karo, Jalan Jamin Ginting, Kabanjahe.

Koordinator Satuan Pelaksana Penanggulangan Bencana dan Pengungsi, Makmur Ginting, mengaku bantuan berupa barang belum tersalur. “Karena banyak personel dan kelompok yang langsung menyalurkan langsung ke lokasi pengungsian. Jadinya banyak beras yang belum tersalurkan dan dismpan di gudang Kantor Bupati,” ujar Makmur, juga Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Tanah Karo.

Karenanya, lanjut Makmur, pihaknya selalu menunggu daftar yang dibutuhkan dari penanggung jawab di lokasi penampungan untuk penyaluran bantuan. “Kami menunggu apa yang belum ada di pengungsian,” ujarnya. Untuk sementara, lanjut Makmur. Seluruh bantuan, berupa pangan, disimpan di gudang.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Tanah Karo, Siti Aminah Perangin-angin, menilai penanganan pengungsi oleh Pemerintah Kabupaten Tanah Karo sangat buruk. “Sangat buruk. Banyak pengungsi yang menerima mie instan dijual untuk membeli minyak,” tutur Siti.

SOETANA MONANG HASIBUAN

Komentar (5)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
0
0
kalau bisa kelebihan bantuan yg ada spt beras dan mie instan dapat ditukar dengan bahan/alat yang lebih diperlukan seperti masker, selimut dan vitamin2 yang dapat membantu daya tahan tubuh spy kesehatan pengungsi tidak semakin drop. mohon juga perhatiannya untuk pengungsi di desa Telagah (Kab Langkat), jangan hanya fokus di Tanah Karo saja.
0
0
bukti ketidakbecusan pemerintah (+pemda) mengurusi rakyatnya
0
0
Lebi baik dibagikan merata saja langsung daripada menunggu daftar kebutuhan dari koordinator. Para pengungsi kan meninggalkan desa mereka dalam keadaan tergesa gesa dan tanpa persiapan. Kalau ditunggu tunggu, bisa bisa nanti bahan belum terbagi mereka sudah pulang ke kampung masing masing. Waktu sangat kritikal,untuk kesehatan mereka. Nanti kalau mereka sudah pulang ke kampung mereka masing masing, mau diapakan bantuan itu semua?
0
0
wah.. bukannya tidak disalurkan, ttp memang banyak bantuan yg diterima. jd menumpuklah..
0
0
uda tahu PEMDA sana banyak raja tega @ 08151843282
Wajib Baca!
X