Terlibat Pemerasan, Tiga Pejabat Kejaksaan Kalimantan Timur Dicopot

Terlibat Pemerasan, Tiga Pejabat Kejaksaan Kalimantan Timur Dicopot

Kejaksaan Agung. TEMPO/Subekti

TEMPO Interaktif, Jakarta -Kejaksaan Agung mencopot tiga pejabat Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur. Menurut Jaksa Agung Muda Pengawasan Marwan Effendy, ketiganya dicopot lantaran diduga terlibat pemerasan terhadap saksi dan tersangka kasus yang tengah diusut Kejaksaan Tinggi.

"Mereka dicopot dari jabatan strukturalnya," kata Marwan dalam pesan singkatnya, Kamis malam (4/11).

Mereka yang dicopot adalah Asisten Pidana Khusus berinisial BS dan Asisten Intelijen berinisial AH. Kepala Seksi Penyidikan Kejaksaan Negeri di sana berinisial EN juga dicopot dari jabatannya.

Marwan mengatakan, Kejaksaan juga telah memeriksa banyak pihak, termasuk Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur Dachamer Munthe. Tapi, lanjut Marwan, Kejaksaan tak menemukan keterlibatan dia.

Kasus pemerasan ini terendus setelah Kejaksaan menerima laporan adanya pemerasan oleh petinggi Kejaksaan Tinggi. Marwan lantas memerintahkan anak buahnya menyelidiki perkara itu.

Selain petinggi Kejaksaan Tinggi, mereka yang diperiksa termasuk pejabat daerah Kalimantan Timur yang jadi saksi dan tersangka kasus yang tengah ditangani, yang juga jadi korban pemerasan.

ANTON SEPTIAN

Komentar (2)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
0
1
masalahnya cuma biar ada kurban aja. kalo mau priksa serius yaaa habislah smua pegawe kejaksaan dr sbang - meraoke
0
1
aneh juga kalo Kepala Kejati Kaltim tidak turut terlibat,,emank anak buahnya bloon semua sehingga peres tersangka tanpa lapor bosnya dulu,,kan nanti jg musti setor upeti,,,

Musik/Film

Wajib Baca!
X