Mengapa Tifatul Ancam Blokir Blackberry?

Mengapa Tifatul Ancam Blokir Blackberry?

Menteri Kominfo Tifatul Sembiring. TEMPO/Dwi Narwoko

TEMPO Interaktif, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring kembali jadi bahan pergunjingan di media sosial Twitter. Gara-garanya, pemilik akun @tifsembiring ini mengancam akan menghentikan layanan BlackBerry keluaran Research in Motion (RIM), bila perusahaan asal Kanada ini tak juga memblokir akses terhadap konten pornografi.


Beberapa waktu terakhir ini tim dari pemerintah dan RIM melakukan pembicaraan soal penutupan saluran pornografi tersebut. RIM keberatan jika harus menyediakan server untuk memblokir konten pornografi. Sedangkan Tifatul ingin RIM menutup akses terhadap saluran pornografi.

“Kita bukan sedang bernegosiasi, kalau RIM tdk mematuhi peraturan dan UU RI, enough is enough!!!” tulis Tifatul dalam akunnya.

Kicauan tersebut memancing protes. Mereka menilai Blackberry merupakan layanan komunikasi saja yang sejauh ini banyak digunakan untuk hal positif oleh penggunanya.

Anehnya, pada kicauan dia berikutnya, dia menulis soal keinginan bahwa RIM harus membuka pusat data di Indonesia. “92% capex telco dikuasai oleh asing, kita sedang nego: buka sevice center di INA, serap naker INA, gunakan konten lokal. Ko bela asing??” kata dia.

Beberapa pengguna Twitter curiga bahwa ancaman Tifatul sebenarnya berhubungan dengan keinginan pemerintah untuk bisa mengakses data RIM, yang selama ini sulit dilakukan lantaran pusat datanya tak berada di Indonesia.

Praktisi teknologi informasi, Onno W. Purbo, dalam akun Twitter-nya menanyakan soal itu. “Klo Server BB hrs di RI? knp gak sekalian server yahoo.com, gmail.com, facebook.com, dll hrs di RI?” tulis dia.

ANTON SEPTIAN

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X