Presiden SBY (kanan) bersama PM Republik Demokratik Timor Leste Kay Rala Xanana Gusmao. REUTERS/Enny Nuraheni
Rabu, 23 Maret 2011 | 06:08 WIB
Xanana: Bahasa Indonesia Saya Masih Bagus, Kan?
TEMPO Interaktif, Jakarta - Perdana Menteri Timor Leste Xanana Gusmao kemarin menyatakan bahwa menggabungkan suku bangsa merupakan salah satu prioritas utama pemerintahannya. "Timor Leste ini negara yang kecil wilayahnya, sehingga kami mudah berkomunikasi," ujarnya dalam pidato kuliah umum di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, Depok.
Menurut dia, keberadaan warga Indonesia, Portugis, dan Australia di sana, plus tujuh bahasa di sana, membuat Timor Leste menjadi kaya. "Suatu identitas yang baik," katanya dalam pidato yang memakai bahasa Indonesia dengan intonasi yang kadang tinggi, kadang rendah. "Bahasa Indonesia saya masih bagus, kan?" tuturnya. Peserta pun riuh bertepuk tangan.
"Yes!" ujar Xanana lagi. Bekas pemimpin gerilya ini tak segan-segan melontarkan pertanyaan yang membuat peserta kuliah tertawa. Di tengah-tengah acara tiba-tiba pasukan Gegana tiba. Rupanya di lantai, persis di dekat tangga menuju auditorium tempat Xanana berpidato, ada sebuah kardus laptop yang tergeletak. Suasana mendadak tegang.
Belakangan, setelah kardus dibawa, diketahui itu milik seorang mahasiswa program doktoral (S-3) yang tertinggal akibat terburu-buru ingin mendengarkan pidato Xanana. Kehadiran Xanana ke kampus UI memang mendapat pengawalan superketat. Penjagaan dilakukan mulai jalan layang Tanjung Barat sampai ke kawasan kampus. Panser tampak siap siaga.
Di akhir pidato, Xanana tak lupa memperkenalkan beberapa pejabat Timor Leste yang menempuh pendidikan di Indonesia, seperti Universitas Indonesia dan Institut Sains dan Teknologi Nasional. "Kalau saya?" kata Xanana, "saya adalah produk (Rumah Tahanan) Cipinang." Peserta pun terbahak-bahak.
Selesai acara, Xanana, yang pipinya tampak tambun, menyalami semua orang. Ditanya soal ancaman bom, Xanana ataupun stafnya cuma menggeleng dan bergegas sambil tertawa. Adapun Rektor Universitas Indonesia Gumilar Rusliwa Soemantri menyatakan berterima kasih kepada Xanana atas kesediaannya hadir.
"Kehadiran beliau sangat penting untuk menjalin kerja sama di pelbagai bidang," katanya selepas stadium general bertajuk State Building-Timor Leste in A Regional and Global Context. "Apalagi banyak warga Timor Leste yang kuliah di kampus ini," ujarnya lagi.
ANDREE PRIYANTO | SUNARIAH





