indonesia
INDONESIA
english
ENGLISH
rss
twitter
facebook
youtube
youtube
youtube

Takut Kehilangan Pekerjaan Bikin Tidak Bahagia

Takut Kehilangan Pekerjaan Bikin Tidak Bahagia

AP/Sang Tan

TEMPO.CO - Kata orang, nikmatilah hidup. Sesulit apapun, tak usah terlalu dipikirkan. Penelitian psikologi terbaru membuktikan, semakin Anda mengkhawatirkan kehilangan pekerjaan maka Anda akan semakin tidak bahagia. Penelitian terhadap 321 orang beragam pekerjaan dengan rata-rata umur 32 tahun ini menggunakan kuesioner untuk menganalisa perasaan aman mereka.

“Begitu ketakutan kehilangan pekerjaan meningkat orang akan berkurang kepuasaan terhadap diri mereka, pekerjaan, keluarga, juga semakin tidak komit ke pekerjaan,” kata Amparo Caballer, peneliti Departemen Psikologi Universitas Valencia, Spanyol, seperti dilansir HealthDay News, Rabu 29 Februari 2012.

Penelitian ini juga menemukan kalau rasa tidak aman dalam bekerja memiliki efek berbeda bagi pekerja kerah biru dengan pekerja kerah putih.”Ketika dihadapkan dengan ketidakpastian pekerjaan pekerja kerah biru lebih tidak puas dengan hidup mereka,”ujar Amparo. “Mereka juga menjadi tidak produktif dibanding kelompok pekerja lainnya.”

Penelitian ini telah dimuat di Jurnal Psikologi Spanyol. Untuk diketahui, saat ini Spanyol tengah mengalami permasalahan tingkat pengangguran yang tinggi. Data terakhir menunjukkan tingkat pengangguran mencapai angka 23 persen.

HEALTHDAY NEWS | RIRIN AGUSTIA

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X