indonesia
INDONESIA
english
ENGLISH
rss
twitter
facebook
youtube
youtube
youtube

Apa Kata Tifatul Soal Video Porno Anggota DPR

Apa Kata Tifatul Soal Video Porno Anggota DPR

Inimu.com

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring mengaku belum mendapatkan laporan mengenai beredarnya video porno mirip anggota DPR. "Belum (dilaporkan), baru pulang dari luar kota," kata Tifatul di kantor Presiden, Selasa, 24 April 2012.

Mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera ini pun mengaku baru mengetahui ada dan menyebarkan video porno ini karena ramai di sosial media. "Itu kan baru di sosial media, saya belum bisa komentar," kata dia.

Video itu sebelumnya ramai di situs kilikitik.net, tapi situs itu kini sudah tidak bisa dibuka. Meskipun demikian, sebagian gambar perempuan, yang merupakan anggota DPR asal PDIP dari daerah pemilihan Kalimantan, yang sedang berhubungan intim dengan seorang pria juga sempat beredar di sejumlah media sosial dan berbagai forum. Namun, dalam tampilan foto terlihat bahwa foto sudah diburamkan.

Ketua Badan Kehormatan Dewan Perwakilan Rakyat Muhammad Prakosa menyatakan pihaknya akan memanggil anggota Dewan yang diduga terlibat skandal video porno yang sekarang tengah ramai dibicarakan publik. Apabila terbukti, pemanggilan akan dilakukan setelah masa reses Dewan usai.

“Sesuai tatib (tata tertib), rapat-rapat formal akan dilakukan setelah reses,” kata Prakosa saat dihubungi Tempo, Selasa, 24 April 2012. Walaupun pemanggilan anggota akan dilakukan setelah tanggal 13 Mei mendatang, Badan Kehormatan sudah melakukan penyelidikan sejak saat ini.

ARYANI KRISTANTI

Berita Terkait
Skandal Video Porno, BK Akan Panggil Pelaku
BK Mulai Selidiki Video Porno Mirip Anggota DPR
Sidang, Anggota Parlemen Asyik Lihat Foto Porno
Tifatul Telusuri Lolosnya Konten Pornografi
Kasus Arifinto, Tifatul Selidiki Lolosnya Konten Porno

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X