Awal Ramadan Muhammadiyah dan NU Berbeda

Awal Ramadan Muhammadiyah dan NU Berbeda

Pengamatan posisi hilal (bulan). ANTARA/Saiful Bahri

TEMPO.CO, Semarang - Awal hari puasa Ramadan 1433 Hijriyah di Indonesia antara organisasi keagamaan Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) berpotensi berbeda. Koordinator Pendidikan dan Pelatihan Lajnah Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Ahmad Izzuddin menyatakan perbedaan penentuan awal Ramadan itu disebabkan karena adanya perbedaan dalam pendekatan cara penentuan tanggal.

“NU menggunakan metode rukyatul hilal, sedangkan Muhammadiyah menggunakan hisab rukyah,” kata Izzuddin, Selasa 3 Juli 2012. 

Rukyatul hilal adalah melihat hilal dengan mata telanjang atau dengan alat bantu optik. Sedangkan hisab adalah metode perhitungan. Sesuai dengan perhitungan, Muhammadiyah telah menetapkan awal Ramadan 2012 jatuh pada 20 Juli 2012. Sedangkan ormas NU kemungkinan besar sehari setelahnya atau 21 Juli. 

Pemerintah baru akan menggelar sidang isbat penentuan awal Ramadan pada 19 Juli mendatang. Izzuddin menyatakan pada 29 Sya'ban nanti diperkirakan posisi hilal (bulan) masih di bawah 2 derajat sehingga NU memilih menggenapkan umur Sya'ban menjadi 30 hari. Diperkirakan, posisi hilal masuk kategori sulit dilakukan rukyat atau dilihat dengan mata telanjang. 

“Pada 1 Ramadan berpotensi jatuh pada Sabtu 21 Juli 2012,” katanya. Seperti tahun-tahun sebelumnya, kata Izzuddin, penetapan yang dikeluarkan oleh pemerintah diperkirakan juga sama, yaitu menggunakan metode rukyat seperti halnya yang dilakukan oleh NU. Sebelum penentuan itu, pemerintah akan melaksanakan sidang isbat (penetapan) terlebih dulu.

Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah, Tafsir, menyatakan dengan memakai dasar hukum wujudul hilal (penampakan bulan), Muhammadiyah menetapkan awal Ramadan pada 20 Juli. “Kemungkinan besar Muhammadiyah berbeda dengan NU pada penetapan awal Ramadan ini,”katanya.

Menurut Tafsir, 20 Juli nanti hilal sudah wujud (terlihat) 1,47/ 1,58 derajat. Sedangkan pada Sabtu 21 Juli 2012, kondisi hilal-nya sudah terlalu tinggi. “Kami menilai bulan Sya'ban tahun ini hanya 29 hari,” katanya.

Ketua Badan Hisab Rukyah (BHR) Jawa Tengah, Slamet Hambali, menyatakan untuk menentukan awal puasa Ramadan lebih baik menunggu sidang isbat. Tim ahli falak Jawa Tengah akan melakukan rukyat di berbagai tempat, di antaranya Pantai Kartini Jepara dan Menara al-Husna Masjid Agung Jawa Tengah. 

Slamet menyatakan sudah menggelar lokakarya oleh Kementerian Agama Jawa Tengah bekerja sama dengan Pusat Pengabdian Masyarakat IAIN Walisongo pada 18 Juni lalu. 

Hasilnya, mayoritas para Nahdliyyin memperhitungkan awal bulan Ramadan jatuh pada hari Sabtu, 21 Juli 2012. Slamet memperkirakan, pada 20 Juli posisi bulan akan setinggi 1 06' 33 di atas ufuk. 

ROFIUDDIN

Berita Terpopuler Lainnya:

Korupsi Al-Quran Ganggu Citra Golkar dan Ical

Saksi: PKS Pilih Jatah Proyek Ketimbang Duit

KPK Kembangkan Pengusutan Korupsi Al-Quran

Tiap Tahun, Proyek Quran Dikerjakan Satu Pengusaha

Ical Tanggung Dana Kampanye Golkar?


 



Komentar (6)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
0
0
IJTIHAD: barangsiapa BENAR akan mendapatkan DUA, barangsaipa SALAH (masih) mendapatkan SATU.
0
0
wah
3
0
ikutin aja pemerintah toh kalau salah bukan kita yg berdosa !!!
1
0
Assalamu''''''''''''''''alaikum wrwb Dalam berkeyakinan agama, pemerintah tidak berhak memaksakaan keyakinan kepada orang lain. Seperti di Saudi,Iran dan Taliban. Begitu pula mengenai terjemahan dan tafsiran Al Quran,pemerintah tidak berhak ikut campur.Kalau pemerintah ikut campur,maka orang berlomba lomba merebut kekausaan kemudian kekuasaan digunakan untuk menzolimi keyakinan orang lain. Jadi mengenai agama,keyakinan beragama,pemerintah jangan ikut campur,berbahaya dan akan terjadi kekerasan dlm masarakat. Maka belajarlah kepada Amerika,negara2 barat,Japan;Pemerintah tidak ikut campur masalah agama masing2 golongan. Semua gol merdeka beribadah,menafsirkan ayat2 ALLAH,danpemerintah melindungi setiap keyakinan agama dan tidak beragama. Itulah disebut civil-Society. Human Right. Jangan dikuti sistem pemerintahan Saudi,Iran dan Taliban,mereka bukan pure Islamic sistem,tapi sistem komunis diktator. Tidak ada kemerdekaan beragama,berkeyakinan,semua diatur oleh pemerintah. SECULAR IS ISLAM. ISLAM IS SECULAR. Pemerintahan agama seperti Saudi,Iran dan taliban adalah haram,rasis dan zolim. http://muslimbertaqwa.blogspot.com/2012/01/abdullatif-invites-you-to-truth-of.html Wassalamu''''''''''''''''alaikum wrwb
0
0
Setiap organisasi memiliki nilai yang dipegang, untuk membedakan organisasi satu dengan organisasi lain, dan itu sah. Yang tidak boleh adalah memaksakan nilai organisasi kita kepada orang lain. bagi masyarakat silahkan memilih organisasi dengan nilai-nilainya sesuai dengan hati nurani tanpa harus mencela nilai organisasi orang lain.
Selanjutnya
Wajib Baca!
X