Kisah si Boros Neymar

Kisah si Boros Neymar

Pesepakbola muda Brasil, Neymar, baru berusia 20 tahun, namun ia sudah mengantongi 55 juta Euro (sekitar Rp 640 miliar) dari klubnya, Santos. REUTERS/Andrea Comas

TEMPO.CO , Jakarta: Sepanjang waktu, Neymar terus menebar senyum pada tamu yang datang. Hari itu dia memang sedang gembira. Seharian penuh bintang Brasil ini bisa bermain dengan anaknya, David Luca. Neymar menumpahkan rasa rindunya setelah dia bepergian ke Inggris membela negaranya di Olimpiade.

Pada 24 Agustus lalu merupakan hari istimewa bagi David Lucca. Hari itu anak semata wayang Neymar genap berusia satu tahun. Perayaan ulang tahun ini diselenggarakan dengan wah. Sebuah bangsal disulap menjadi hutan lengkap dengan binatang-binatang yang amat ramah pada Lucca. Bapak dan anak ini pun tampil kompak, memakai baju yang sama: kemeja putih dan rompi biru di pesta siang hari itu.

Pesta adalah bagian kehidupan yang tidak bisa dipisahkan dari diri bintang Santos ini. Di suatu malam, saat tak ada pertandingan, media Brasil tiba-tiba melaporkan dia tengah berada di sebuah klub malam di Brasil sana. Lengkap dengan dikelilingi wanita-wanita yang cantik.

Neymar da Silva Santos Júnior, nama lengkapnya, benar-benar menikmati hidup dan dia memiliki segalanya. Di usianya yang masih 20 tahun, meski dia tidak termasuk dalam daftar pemain sepak bola terkaya di dunia, yang menurut Forbes masih ditempati David Beckham, namun penghasilan Neymar tergolong besar. Dalam setahun, sampai tahun 2014, dia menerima gaji dari Santos, klub tempatnya bekerja sebesar 4 juta dollar AS atau Rp 38 miliar per tahun.

Penghasilan lainnya dia peroleh dari pekerjaannya sebagai bintang iklan. Dari Nike dia mendapatkan penghasilan hingga mencapai 1 juta dollar AS. Sponsor lainnya, Red Bull. Total dari semua iklan yang dibintangi, setiap tahun rekeningnya terisi uang sebanyak 4 juta dollar AS. Hampir sama dengan gaji yang diterimanya dari Santos.

Jumlah ini kurang lebih sama seperti yang diterima bintang sepak bola lainnya, yang lebih dulu mapan seperti Beckham, Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, atau seniornya di tim Brasil, Kaka.

Nah, dengan penghasilan yang besar itulah, Neymar menikmati hidup dengan gayanya sendiri. Dalam dua tahun, membeli berbagai jenis rumah mewah. Di antara, sebuah rumah dengan harga 750 ribu dollar AS atau Rp 7 miliar, sebuah mansion dengan harga 2 juta dollar AS atau Rp 19 miliar di pantai utara Sao Paulo; sebuah flat seharga 150 ribu dollar AS atau Rp 1,4 miliar di kota Sao Paulo, dan sebuah mobil mewah, Porsche Panamera Turbo, yang memiliki harga di kisaran 400 ribu atau Rp 4 miliar.

Dia juga membelikan ibu dari anaknya, seorang perempuan berusia 18 tahun, sebuah penthouse di Santos seharga 1 juta dollar AS atau sekitar Rp 9,5 miliar. Untuk kebutuhan anak semata wayangnya, David Lucca dia memberikan uang pengasuhan sebesar 15 ribu dollar AS, atau sekitar Rp 150 juta tiap bulannya.

Namun yang sulit dipahami banyak orang adalah keputusannya membeli sebuah yacht bekas. Yacht yang dia beli tidak sembarangan. Situs brazilianbubble.com menulis harganya mencapai 15 juta real Brasil, atau kalau dikurskan dalam rupiah mencapai Rp 75 miliar. Yacht ini memang bikinan Azimut, Italia, yang terkenal menjual produknya dengan harga selangit. Pelanggannya adalah selebritas dunia yang kebanyakan duit seperti bintang Santos itu.

Dengan peralatan yang modern, berada di yacht berukuran panjang 2 meter ini tak bedanya dengan saat berada di dalam hotel mewah. Saat ngebut pun hampir-hampir tak terasa getaran dan guncangan. Nyaman, sekali berada di dalamnya. Ada empat ruangan yang super mewah.

Namun menurut kabar terakhir, sesungguhnya yacht itu merupakan barang bekas alias second hand. Harganya jelas terlalu mahal, karena tidak termasuk biaya perawatan yang mencapai $120 ribu dollar AS atau hampir Rp 1 miliar per tahunnya. Sedangkan penyusutan harganya luar biasa. Tiap tahunnya, kapal ini mengalami susut biaya hingga 5% atau 10%.

Majalah Forbes menganggap bintang muda ini tengah menggali kuburnya untuk menjadi orang miskin di kemudian hari. “Tidak diragukan lagi, Neymar sudah membelanjakan uangnya secara berlebihan,” kata Christina Settimi, wartawan majalah itu.

Pengalaman soal itu sudah bejibun, sebenarnya. Neymar semestinya bisa belajar dari mereka. Saat menjadi juara dunia, Mike Tyson mengalami hal yang sama dengan Neymar saat ini. Banyak uang tapi bingung menggunakannya. Di masa jayanya, dia memiliki kekayaan yang mencapai 300 juta dolar atau hampir Rp 3 triliun. Sekali naik ring saja, dia bisa mendapatkan bayaran hingga 30 juta dolar AS atau sekitar Rp 284 miliar.

Tapi, ya itu tadi karena linglung dengan uangnya itu, Tyson malah membelanjakannya pada hal-hal yang tidak penting: membeli rumah mewah, mobil yang juga mewah, bahkan seekor harimau Bengal. Pada akhir tahun 2002, ia membeli gelang emas $ 174 ribu dolar AS atau Rp 1,6 miliar. Namun, delapan bulan kemudian, dia menyatakan bangkrut dan memiliki utang hingga 23 juta dolar AS atau sekitar Rp 200 miliar

Contoh atlet kaya yang bangkrut lainnya adalah bintang NBA Antoine Walker, Evander Holyfield, dan pemain sepak bola Brasil lainnya, Romario, yang pada 2009 mempunyai utang hingga 5 juta dolar AS atau Rp 47 miliar.

Sebenarnya pihak klub, Santos, bisa mengerem kebiasaan buruk pemain bintangnya itu. Namun, ternyata menurut rumor yang beredar, justru pihak juga yang membuat Neymar seperti lupa diri dan tidak mengontrol dalam membelanjakan uanganya. “Sepertinya mereka sengaja membolehkan semua yang dilakukan Neymar untuk menjaga agar dia betah di Brasil dan enggan pergi ke Eropa. Dengan cara itu, dia akan tetap tinggal dan membuatnya happy,” kata Settimi.

Reaksi negatif datang dari sang ayah. Bagi dia, apa yang dilakukan anaknya tidaklah sama dengan tuduhan banyak pihak. "Saya menjamin bahwa kehidupan Neymar akan baik-baik saja. Gayanya seperti ini tidak akan membuatnya bangkrut,” ujar Neymar da Silva Santos, sang ayah.

FORBES| METRO| IRFAN

Berita lain:
UEFA Super Cup, Chelsea Dicukur Atletico

Ferguson: Cedera, Berkah buat Rooney

Essien Resmi Berseragam Real Madrid

5 Transfer Pemain Temahal di Musim 2012/2013

Van Gaal Coret Van der Vaart dan De Jong

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X