3 Pemeran Sentral di Film Pengkhianatan G30S/PKI

3 Pemeran Sentral di Film Pengkhianatan G30S/PKI

Amaroso Katamsi, yang berperan sebagai Suharto, dalam film G30S/PKI. indonesianfilmcenter.com

TEMPO.CO, Jakarta - Dalam film Pengkhianatan G30S/PKI, terdapat tiga tokoh sentral yang menjadi sorotan: Presiden Soekarno, Mayor Jenderal Soeharto, dan gembong PKI DN Aidit. Soekarno diperankan Umar Kayam, Soeharto dimainkan Amoroso Katamsi, dan DN Aidit dibawakan Syu’bah Asa.

Umar Kayam
Lahir: Ngawi, 30 April 1932
Meninggal: Yogyakarta, 16 Maret 2002

Kayam merupakan dosen Universitas Gadjah Mada, sosiolog, dan pengarang terkenal. Ia terpilih setelah proses seleksi gagal menemukan Soekarno di antara sekian banyak orang. Ketika didatangi sutradara Arifin C. Noer, Kayam tak bisa mengelak.

Untuk pengambilan gambar, Kayam harus berangkat ke Bogor tanpa sempat mempelajari Bung Karno secara mendalam. Ia pun tak melihat film dokumenter Soekarno atau membaca tulisan Si Penyambung Lidah Rakyat itu.

Dari para pelayan di Istana Bogor, Kayam meriset sosok Bung Karno. Cara Bung Karno berjalan dan berbicara.

Amoroso Katamsi
Lahir: Jakarta, 21 Oktober 1940

Sosok Mayor Jenderal Soeharto dimainkan Amoroso. Berbeda dengan Kayam, ayah penyanyi Dodie Katamsi dan Aning Katamsi ini memang dikenal sebagai aktor. Untuk memerankan Soeharto, Amoroso mempelajari tulisan maupun mengamatinya. Ia bangga bisa memerankan tokoh sentral di film ini. Namun, ia mengalami kesulitan.

“Gejolak emosional Pak Harto hampir-hampir tidak tampak,” ujar Amoroso dalam artikel Pengkhianatan Bersejarah dan Berdarah di majalah Tempo edisi 7 April 1984.

Amoroso juga terganggu dengan pergumulan pertanyaan-pertanyaan di dirinya sendiri. "Apakah permainan saya sudah tepat?" Toh, pada akhirnya, Amoroso yang terimpit ragu dapat juga berkata, "Ketika berhadapan dengan kamera, saya merasa sebagai Pak Harto, bukan imitasi Pak Harto."

Syu’bah Asa bin Sanusi
Lahir : Pekalongan, 21 Desember 1941
Wafat : Pekalongan, 24 Juli 2011

Sosok Aidit yang kerap merokok dan tampak selalu terlihat tegang ini diperankan wartawan Tempo, Syu’bah Asa. Untuk memerankan Aidit, Syu’bah mengobrol semalam suntuk dengan seseorang yang dirahasiakan identitasnya.

Ia asyik menggali dan meniru kelakuan sang Ketua PKI semalaman. Kendati demikian, Syu’bah merasa aktingnya sebagai Aidit kurang meyakinkan.

KODRAT









Berita Terkait:
Pengorbanan Umar Kayam Perankan Soekarno

Film Pengkhianatan G 30 S/PKI di Mata Para Sineas

Komentar Soeharto Usai Lihat Film G 30 S

Film Pengkhianatan G 30 S/PKI, Dicerca dan Dipuji

Sosok ''Dalang'' G30S PKI

Komentar (1)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
0
0
jelas KESAKTIAN PANCASILA , ADALAH SEBAGAI DASAR DAN FALSAFAH BANGSA DAN NEGARA RI . ======= PANCASILA SAKTIIIIIII ===
; $foto_slide_judul = ; $foto_slide_judul =
Wajib Baca!
X