Inilah Nomor Urut Partai Peserta Pemilu 2014

Inilah Nomor Urut Partai Peserta Pemilu 2014

Ketua KPU Husni Kamil Manik (tengah) didampingi Komisioner KPU Sigit Pamungkas (Kedua Kiri) dan Ida Budiarti (Kedua Kanan) mengumumkan hasil verifikasi administrasi sementara partai politik peserta Pemilihan Umum 2014 di kantor KPU, Jakarta Pusat, Senin (8/10). TEMPO/Dhemas Reviyanto

TEMPO.CO, Jakarta - Seluruh partai yang lolos verifikasi faktual telah mengambil undian nomor urut peserta Pemilu 2014. Nomor itu akan digunakan hingga hari pencoblosan, April 2014 mendatang.

Pengundian nomor urut tersebut dilakukan di aula lantai dua kantor Komisi Pemilihan Umum, Menteng, Jakarta Pusat, Senin, 14 Januari 2013. Seluruh pimpinan partai hadir untuk mengambil nomor urut tersebut. Komisi memang meminta ketua umum dan sekretaris jenderal yang mengambil nomor urut untuk partainya.

Pimpinan partai yang hadir antara lain Aburizal Bakrie, Agung Laksono, Anas Urbaningrum, Edhie Baskoro Yudhoyono, Wiranto, Muhaimin Iskandar, Hatta Rajasa, Luthfi Hasan Ishaq, Anis Matta, dan Patrice Rio Capella.

Pengundian nomor urut berlangsung sejak pukul 14.00 dan masih berlangsung hingga pukul 15.00. Puluhan fungsionaris dan pendukung partai juga ikut dalam acara tersebut hingga aula lantai dua KPU sesak karena dipenuhi orang.

Berikut ini daftar partai serta nomor urut yang mereka dapat untuk dipakai pada Pemilu 2014 mendatang.

Nomor urut 1: Partai Nasional Demokrat (Partai NasDem)
Nomor urut 2: Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
Nomor urut 3: Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
Nomor urut 4: Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P)
Nomor urut 5: Partai Golongan Karya (Partai Golkar)
Nomor urut 6: Partai Gerakan Indonesia Raya (Partai Gerindra)
Nomor urut 7: Partai Demokrat
Nomor urut 8: Partai Amanat Nasional (PAN)
Nomor urut 9: Partai Persatuan Pembangunan (PPP)
Nomor urut 10: Partai Hati Nurani Rakyat (Partai Hanura)

ANANDA BADUDU

Berita terkait
Partai Ngidam Nomor Urut Satu
Ambil Nomor Urut Pemilu, Ibas Duduk Sebelah Ical
Verifikasi Partai Politik Diwarnai Upaya Suap

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X