indonesia
INDONESIA
english
ENGLISH
rss
twitter
facebook
youtube
youtube
youtube

Syahrini Nomor Duakan Percintaan

Syahrini Nomor Duakan Percintaan

Syahrini. TEMPO/Pribadi Wicaksono

TEMPO.CO , Yogyakarta: Artis dan penyanyi Syahrini malas membicarakan jodoh jika harus dikait-kaitkan dengan masalah duit. Pelantun lagu Jangan Memilih Aku itu pun mengesampingkan dulu urusannya tentang pecintaan. Ia ingin berfokus membangun karirnya hingga benar-benar mapan.

“Sekarang aku mesti jadi independent woman dulu, secara physically and mentaly,” kata Syahrini dengan logat khasnya saat ditemui di Yogyakarta, Sabtu, 16 Maret 2013 petang.

Mantan duet Anang Hermansyah itu mengaku, di jaman sekarang yang semua serba diukur dengan kemampuan finansial, seorang perempuan harus dapat membangun pijakan perekonomian terlebih dulu agar tak gampang diremehkan. “Jika pijakanku sudah sekuat cakar ayam, kalau ada lelaki yang mendekati dan nyrempet-nyerempet itu ala-ala si itu, bisa diadepin deh,” katanya tertawa lepas.

Usaha membangun karir tersebut dilakukan Syahrini salah satunya dengan pergi ke negeri ginseng Korea awal Maret lalu. Sekalian liburan, diam-diam penyanyi dengan tiga album itu telah meneken kerjasama dengan sebuah perusahaan di bidang industri musik.
“Rencananya tahun ini akan diluncurkan di 20 kota di Indonesia,” katanya. Namun dia belum mau merinci usaha barunya itu.

Syahrini hanya menjelaskan perusahaan itu tak jauh dari profesinya sebagai penyanyi. “Tapi aku tidak menyanyi di sini, hanya ikut kerjasama ngembangin usaha. Yang jelas ini sangat eksklusif nanti,” kata penyanyi berusia 32 tahun itu.

Syahrini mengaku hasrat wirausahanya yang sudah muncul sejak kuliah saat ini belum tertuntaskan. Meski sudah merambah bisnis properti dan industri kreatif seperti produk bulu mata, ia melihat masih punya segudang keinginan untuk dicoba. “Masa depan harus disiapin. Semua harus balance, black and white. Enggak nyanyi terus,” urainya.

Meski demikian, ia hanya tertarik jika usaha yang dirintis tak jauh-jauh dari bidang seni. Banyak bidang dari seni yang menurutnya menggoda untuk coba dijajaki selain film dan tarik suara yang sudah dilakoninya “Karena bidang seni itu masih banyak yang harus dicobain, dunia cinta nomor dua deh," katanya.

PRIBADI WICAKSONO

Baca juga

Jam Rawan Premanisme Jalanan Jakarta Selatan

Kericuhan Warnai Kongres Luar Biasa PSSI

Pagi Ini, Jokowi Kejutkan Warga Solo

EDISI KHUSUS:
Hercules dan Premanisme
Kontroversi Densus

Simpanan dan Istri-istri Djoko Susilo




Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X